Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Tripatra Rampungkan Proyek Peremajaan Pabrik Amonia Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim siapkan 286.771 ton pupuk subsidi.
Pupuk Kaltim siapkan 286.771 ton pupuk subsidi. (dok. Pupuk Kaltim)
Intinya sih...
  • PT Tripatra Engineers and Constructors (Tripatra) merampungkan proyek peremajaan, Revamping Ammonia Pabrik-2 milik PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).
  • Proyek ini meningkatkan efisiensi produksi dan menurunkan konsumsi gas, berdampak pada pengurangan emisi karbon hingga sekitar 110.000 ton CO₂ ekuivalen per tahun.
  • Proyek ini merupakan bagian dari langkah strategis revitalisasi industri pupuk nasional untuk meningkatkan efisiensi energi, menekan emisi karbon, serta memperkuat ketahanan pangan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE– PT Tripatra Engineers and Constructors (Tripatra), merampungkan proyek peremajaan, Revamping Ammonia Pabrik-2 milik PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), sebagai bagian dari program revitalisasi industri pupuk nasional yang dijalankan Pupuk Indonesia Group.

Proyek peremajaan pabrik amonia ini menjadi yang pertama, baik bagi Indonesia maupun bagi Tripatra, dan memiliki tingkat kompleksitas yang sangat tinggi karena dilakukan terhadap pabrik yang telah beroperasi. Pabrik amonia tertua di Indonesia yang telah beroperasi sejak 1984 ini merupakan salah satu tulang punggung produksi Pupuk Kaltim dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pupuk nasional.

President Director & CEO Tripatra, Raymond Naldi Rasfuldi, mengatakan, keterlibatan perseron dalam proyek ini merupakan bentuk komitmen perushaan dalam mendukung Pupuk Kaltim menjalankan program revitalisasi industri pupuk nasional guna memperkuat ketahanan pangan.

“Melalui penerapan solusi rekayasa terintegrasi yang meningkatkan efisiensi energi dan menekan emisi karbon dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan, kami turut berkontribusi pada agenda Pemerintah Indonesia menuju target Net Zero Emissions 2060,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (11/2).

Proyek pembaruan pabrik ini akan meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menurunkan konsumsi gas, yang berdampak pada pengurangan emisi karbon.

Melalui proyek Revamping Ammonia Pabrik-2, efisiensi energi dapat ditingkatkan dengan penurunan konsumsi gas hingga 4 MMBtu per ton amonia atau lebih dari 10 persen dibandingkan kondisi sebelumnya, serta didukung oleh penerapan sistem kontrol berbasis digital melalui Distributed Control System (DCS) yang meningkatkan akurasi pengendalian proses dan keandalan operasi.

Secara keseluruhan, peremajaan ini diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon hingga sekitar 110.000 ton CO₂ ekuivalen per tahun dan mendukung efisiensi biaya produksi pupuk, sehingga turut berkontribusi pada keberlanjutan pasokan pupuk nasional dan penguatan ketahanan pangan.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, menyampaikan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari langkah strategis revitalisasi industri pupuk nasional untuk meningkatkan efisiensi energi, menekan emisi karbon, serta memperkuat ketahanan pangan.

Revamping Ammonia Pabrik-2 dilakukan untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan, sehingga proses produksi menjadi lebih hemat energi, rendah emisi, dan berdaya saing. Ia juga menambahkan bahwa proyek ini dikerjakan oleh kontraktor lokal, yaitu TRIPATRA, dengan melibatkan tenaga kerja lokal.

Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di industri, Triptra terus bertransformasi dan beradaptasi untuk menyediakan berbagai solusi berbasis rekayasa teknik. TRIPATRA menghadirkan beberapa unit bisnis baru seperti solusi aset yang berfokus pada pemeliharaan dan peningkatan produktivitas fasilitas, dan juga solusi pengadaan.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Latest in Business

See More

Visa 2026: Perluas Digitalisasi BPD hingga Masuk Ekosistem E-Sports

11 Feb 2026, 15:48 WIBBusiness