Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Perluas Konektivitas, TransNusa Tambah 1 Rute Internasional dan 2 Domestik

Perluas Konektivitas, TransNusa Tambah 1 Rute Internasional dan 2 Domestik
Ilustrasi Pesawat TransNusa/Dok TransNusa
Intinya Sih
  • TransNusa membuka rute internasional baru Jakarta–Bangkok serta dua rute domestik Denpasar–Wakatobi dan Denpasar–Waingapu sebagai bagian dari strategi ekspansi konektivitas regional.
  • Penerbangan Jakarta–Bangkok mulai beroperasi 6 Agustus 2026 dengan dua kali frekuensi harian, sementara tiket rute domestik telah dijual sejak 30 Juni 2026.
  • Rute langsung Denpasar–Wakatobi dan Denpasar–Waingapu diharapkan memperkuat pariwisata daerah, mempermudah akses wisatawan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Bali, Sumba, dan Sulawesi Tenggara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) memperluas jaringan penerbangannya melalui pembukaan satu rute internasional baru Jakarta–Bangkok serta dua rute domestik dari Denpasar, Bali menuju Wakatobi dan Waingapu. Langkah ini menjadi bagian strategi ekspansi TransNusa untuk memperkuat konektivitas regional, di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan di kawasan Asia Tenggara.

Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan pembukaan rute ini juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperluas konektivitas bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Kami percaya kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat,” ujar Datuk Bernard Francis, melalui keterangan resmi di Jakarta, Senin (6/7).

Ia mengungkapkan, tingginya minat wisatawan Indonesia ke Thailand, serta meningkatnya ketertarikan wisatawan Thailand untuk berkunjung ke Indonesia menjadi peluang yang mendorong TransNusa untuk memperkuat konektivitas antara kedua negara.

Seiring dengan terus berkembangnya jaringan internasional TransNusa, konektivitas yang semakin luas diharapkan tidak hanya mendorong pergerakan wisatawan, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi sektor perdagangan, investasi, MICE, hingga pertukaran budaya di kawasan Asia Tenggara.

TransNusa akan mulai mengoperasikan rute Jakarta (CGK)–Bangkok (BKK) pada 6 Agustus 2026 dengan frekuensi dua penerbangan setiap hari. Seluruh penerbangan TransNusa menuju Bangkok akan dilayani melalui Suvarnabhumi Airport. Untuk menyambut pembukaan rute baru ini, TransNusa juga menghadirkan tarif khusus mulai dari Rp2.999.000 untuk sekali jalan (one way).

Sementara itu, khusus untuk rute Denpasar (DPS)–Wakatobi (WNI), TransNusa menjadi maskapai pertama yang menghadirkan penerbangan langsung. Penjualan tiket untuk kedua rute domestik tersebut telah dibuka sejak 30 Juni 2026. Penerbangan perdana menuju Waingapu dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026, sementara penerbangan menuju Wakatobi mulai beroperasi pada 16 Juli 2026.

Rute Denpasar (DPS)–Waingapu (WGP) akan dilayani sebanyak empat kali dalam seminggu, sedangkan rute Denpasar (DPS)–Wakatobi (WNI) akan beroperasi tiga kali dalam seminggu.

Selama ini, perjalanan menuju Wakatobi umumnya memerlukan transit melalui Jakarta, Makassar, atau Kendari. Dengan penerbangan langsung dari Bali, wisatawan kini dapat menikmati perjalanan yang lebih praktis dan efisien menuju salah satu kawasan konservasi laut terbaik di dunia.

Wakatobi dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari terbaik di dunia dengan sekitar 750 spesies karang dari total 850 spesies yang ada di dunia, menjadikannya salah satu kawasan dengan tingkat keanekaragaman hayati laut tertinggi secara global.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling, menyambut baik dibukanya penerbangan langsung TransNusa menuju Wakatobi. "Hampir 90 persen variasi spesies karang dunia dapat ditemukan di perairan Wakatobi. Potensi luar biasa ini menjadi daya tarik yang harus terus kita kembangkan agar semakin banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, berkunjung ke Sulawesi Tenggara," ujar Hugua.

Sementara itu, Waingapu di Pulau Sumba menawarkan pengalaman wisata yang berbeda melalui bentang savana yang luas, perbukitan, pantai berpasir putih, serta budaya lokal yang masih terjaga, menjadikannya salah satu destinasi yang semakin diminati wisatawan yang mencari pengalaman perjalanan yang autentik dan berbasis alam.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria

Related Articles

See More