Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

AKRA-Hyundai Industries Bangun Kapal FSRU, Kontrak US$319,69 Juta

AKRA-Hyundai Industries Bangun Kapal FSRU, Kontrak US$319,69 Juta
Logo AKR Corporindo. (AKR Corporindo/AKRA)
Intinya Sih
  • PT Andalanesa Energi Primer, anak usaha AKR Corporindo, menandatangani kontrak senilai US$319,69 juta dengan HD Hyundai Industries untuk pembangunan kapal FSRU berkapasitas 170.000 meter kubik.
  • Pembangunan dan penyerahan kapal FSRU dijadwalkan selesai pada pertengahan 2029, mencakup proses perancangan hingga pengujian sesuai ketentuan enam tahap pembayaran.
  • Kapal FSRU akan dimanfaatkan untuk penyimpanan, regasifikasi, dan distribusi LNG tanpa berdampak negatif pada operasional perusahaan serta diharapkan memberi keuntungan finansial bagi AKR melalui Andalanesa Energi Primer.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - Anak usaha PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Andalanesa Energi Primer, akan membangun kapal Floating Storage Regasification Unit (FSRU) pada Hyundai Industries.

Sejalan dengan itu, Presiden Direktur AKR Corporindo, Haryanto Adikoesoemo, mengatakan, Andalanesa Energi Primer meneken kontrak kerja sama dengan HD Hyundai Industries Co. Ltd. Penyelesaian pembangunan dan penyerahan FSRU diperkirakan akan dilakukan pada pertengahan tahun 2029.

"Nilai pembangunan dan pembelian FSRU tersebut adalah sebesar US$319.690.500 (US$319,69 juta), yang pembayarannya akan dilakukan dalam 6 tahap sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian," tulis Haryanto dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (2/7).

Transaksi itu mencakup perancangan, pemasangan, pembangunan, peluncuran, perlengkapan, penyelesaian, pengujian, dan survei, serta penjualan dan penyerahan 1 unit kapal FSRU berkapasitas 170.000 meter kubik. FSRU tersebut akan digunakan untuk menunjang keperluan usaha penyimpanan, regasifikasi, dan penyaluran Gas Alam Cair (LNG).

Perseroan menyebut, transaksi itu tidak memiliki dampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan dengan mengingat perseroan melalui PT Andalanesa Energi Primer memiliki kemampuan untuk melakukan pembuatan kapal FSRU.

"Dalam hal pembuatan kapal FSRU telah selesai, maka perseroan melalui PT Andalanesa Energi Primer dapat memanfaatkan kapal FSRU untuk mendukung kegiatan usaha yang dilakukan perseroan dan diproyeksi akan mendapatkan keuntungan secara finansial dari pemanfaatkan kapal FSRU tersebut," kata Haryanto.

PT Andalanesa Energi Primer sendiri adalah perusahaan patungan yang dibentuk oleh AKRA, PT Arthakencana Rayatama dan BW FSRU VII Pte. Kepemilikan saham AKR di perusahaan itu mencapai 49 persen.

Sementara itu, Hyundai Industries merupakan perusahaan industri alat berat dan salah satu perusahaan kapal terbesar secara global.

Harga saham AKRA menguat 0,41 persen ke harga Rp1.230 pada Kamis pukul 15.32 WIB.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria

Related Articles

See More