Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Laporan Keuangan Segera Rilis, Danantara: Finalisasi Sudah Masuk Tahap Audit

Laporan Keuangan Segera Rilis, Danantara: Finalisasi Sudah Masuk Tahap Audit
Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas (tengah) saat konferensi pers penjelasan soal dibentuknya PT Danantara Sumberdaya Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (20/5). (Eko Wahyudi/ Fortune Indonesia)
Intinya Sih
  • Danantara Indonesia sedang menyelesaikan tahap akhir audit Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 dan akan mempublikasikannya setelah seluruh proses audit selesai sesuai ketentuan perundang-undangan.
  • BUMN dalam ekosistem Danantara mencatat kinerja positif, dengan Pertamina meraih laba Rp24,9 triliun dan Pupuk Indonesia Rp3,2 triliun hingga April 2026, menunjukkan kontribusi kuat terhadap ekonomi nasional.
  • Danantara mulai merealisasikan mandat investasinya melalui proyek strategis seperti pengembangan ekosistem Haji-Umrah di Makkah dan proyek Waste-to-Energy untuk mendukung ekonomi hijau berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memastikan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025 segera dipublikasikan setelah seluruh proses audit rampung sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini, laporan keuangan tersebut masih berada pada tahap finalisasi audit.

Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, mengatakan penyusunan laporan keuangan dilakukan mengikuti seluruh tahapan audit dan tata kelola yang berlaku.

"Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 Danantara Indonesia masih berada dalam proses penyelesaian sesuai tahapan audit dan akan disampaikan setelah seluruh proses audit selesai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Rohan dalam keterangan resminya, Kamis (7/2).

Di sisi lain, badan usaha milik negara (BUMN) yang berada dalam ekosistem Danantara itu telah menyelesaikan penyusunan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025. Penyelesaian laporan keuangan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum Danantara menerbitkan laporan keuangan konsolidasi sebagai sovereign wealth fund Indonesia.

Bersamaan dengan penyampaian perkembangan tersebut, Danantara juga memaparkan sejumlah capaian kinerja BUMN yang mencerminkan ketahanan bisnis dan transformasi perusahaan-perusahaan pelat merah sepanjang 2025 hingga April 2026.

Sejumlah BUMN diketahui mencatatkan pertumbuhan laba. PT Pertamina, misalnya, membukukan laba sebesar Rp24,9 triliun per April 2026, melonjak 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, PT Pupuk Indonesia mencatatkan laba Rp3,2 triliun hingga April 2026, meningkat 202 persen secara tahunan.

Menurut Danantara, kinerja positif tersebut menunjukkan kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional di berbagai sektor strategis sekaligus menjadi fondasi bagi pengelolaan investasi jangka panjang.

Selain membukukan kinerja operasional, Danantara juga mulai merealisasikan mandat investasinya melalui sejumlah proyek strategis yang didanai antara lain dari dividen BUMN yang diterima pada 2025. Sebagian dividen tersebut dialokasikan untuk mendukung proyek-proyek yang dinilai mampu memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi Indonesia.

Salah satu investasi yang telah dijalankan adalah pengembangan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia di Makkah. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem penyelenggaraan haji global.

Selain itu, Danantara juga menggarap proyek Waste-to-Energy (WTE) yang diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan, meningkatkan ketahanan energi nasional, serta mempercepat transisi menuju ekonomi hijau.

Rohan menegaskan seluruh investasi tersebut dijalankan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), disiplin investasi, pengelolaan risiko yang prudent, serta berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan masyarakat.

 

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More