Evyap Sabun Mulai Beroperasi di KEK Sei Mangkei, Telan Investasi Rp2,3 T

- PT Evyap Sabun Indonesia resmi beroperasi di KEK Sei Mangkei dengan investasi sekitar Rp2,33 triliun dari Turki untuk memperkuat industri berbasis kelapa sawit.
- Pemerintah menilai kehadiran Evyap mencerminkan kepercayaan investor global dan kontribusi besar terhadap Penanaman Modal Asing yang mencapai 73 persen di kawasan ekonomi khusus.
- Pabrik berkapasitas 650.000 ton per tahun ini memproduksi oleokimia dan sabun jadi, mendukung hilirisasi sawit serta ekspansi pasar internasional melalui layanan terintegrasi KEK Sei Mangkei.
Jakarta, FORTUNE - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei mulai mengoperasikan pabrik PT Evyap Sabun Indonesia yang memiliki nilai investasi sebesar US$130 juta atau sekitar Rp2,33 triliun.
Investasi asal Turki itu disebut bakal memperkuat rantai nilai industri berbasis kelapa sawit sehingga meningkatkan daya saing ekspor nasional.
Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, Rizal Edwin Manansang, mengatakan bahwa fasilitas produksi tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor global terhadap iklim investasi nasional.
Selain itu, Evyap Sabun Indonesia juga berkontribusi terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) dalam pengembangan KEK. Hingga kini, PMA menyumbang sekitar 73 persen dari total investasi di kawasan ekonomi khusus.
"Investasi ini menjadi bukti keberhasilan pengembangan KEK dalam membangun ekosistem industri yang kompetitif melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan para stakeholder," ujar Rizal dalam siaran pers, dikutip Senin (6/7).
Hingga Triwulan I Tahun 2026, KEK Sei Mangkei telah merealisasikan investasi kumulatif sebesar Rp31,8 triliun dan menciptakan 14.689 lapangan kerja. Sementara realisasi investasi di seluruh KEK hingga semester I/2025 mencapai Rp153,3 triliun yang berasal dari 153 perusahaan. Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berkontribusi sekitar 27 persen dari total investasi.
Dalam kesempatan yang sama, CEO Life Chemistry Evyap, Saw Lee Chyan mengatakan, pemilihan KEK Sei Mangkei sebagai lokasi investasi karena dinilai mampu mempercepat pembangunan dan operasional pabrik melalui layanan kawasan yang terintegrasi.
"Keberadaan KEK Sei Mangkei sangat membantu kami mempercepat proses pembangunan hingga fasilitas produksi dapat segera beroperasi dibandingkan di lokasi lain. Hal ini karena KEK Sei Mangkei menawarkan layanan yang terintegrasi sebagai one-stop solution bagi kawasan industri," kata Saw Lee.
Menurutnya, fasilitas ini pun bakal memperkuat ekosistem hilirisasi industri berbasis kelapa sawit sekaligus menjadi bagian dari strategi Evyap untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar internasional.
Setelah melalui proses pembangunan selama sekitar tiga tahun sejak Maret 2023, fasilitas produksi PT Evyap Sabun Indonesia beroperasi untuk menghasilkan berbagai produk oleokimia, seperti fatty acids, glycerin, soap noodles, serta produk jadi. Fasilitas itu memiliki kapasitas produksi gabungan hingga 650.000 ton per tahun dan digenjot untuk memasok kebutuhan global.






















