Harga Emas Terus Melambung, Hartadinata (HRTA) Bidik Pertumbuhan Dua Digit di 2026

- PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menargetkan pertumbuhan pendapatan dua digit pada 2026, didukung oleh prospek harga emas global yang tetap kuat.
- HRTA fokus pada penguatan produk emas Batangan dengan merek EMASKU, serta memperluas jaringan distribusi dan toko ritel hingga 100 gerai pada 2026.
- Perseroan juga mengandalkan kapasitas produksi terpasang hingga 60 ton per tahun, dengan penjualan emas batangan melonjak 76,86 persen dari tahun sebelumnya.
Jakarta, FORTUNE - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) membidik pertumbuhan pendapatan dua digit pada 2026. Target itu didukung dengan prospek harga emas global yang diperkirakan tetap berada dalam tren penguatan.
Corporate Secretary HRTA, Ong Deny, mengungkapkan target harga emas global yang berada pada level tinggi dan relatif stabil mendukung nilai penjualan produk emas. Hal ini kemudian mendorong minat investor untuk memburu emas sebagai asset lindung nilai di tengan ketidakpastian global.
"Kami komitmen pada produksi emas dengan standar pengujian yang diakui secara internasional," kata Ong Deny, dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (15/1).
Berdasarkan Trading Economic, sejak 17 Januari 2025 hingga 15 Januari 2026, harga emas global melonjak sekitar 71 persen. Hingga hari ini, emas diperdagangkan di harga US$4.617 per ounce troi.
Untuk menjaga tren pertumbuhan bisnis, tahun ini perseroan juga fokus pada penguatan produk emas Batangan dengan merek EMASKU, dan produk hilir bernilai investasi. HRTA melalui anak usahanya telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan tengah dalam proses mendapatkan sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA).
Selain pengembangan produk, HRTA juga berencana memperluas dan mengoptimalkan jaringan distribusi serta toko ritel milik sendiri hingga mencapai 100 gerai pada 2026. Perseroan juga mengandalkan kapasitas produksi terpasang hingga 60 ton per tahun, disertai penerapan disiplin biaya dan efisiensi operasional guna menjaga profitabilitas.
Meski demikian, capaian kinerja ke depan masih bergantung pada dinamika pasar serta berbagai faktor eksternal lainnya.
Hingga September 2025HRTA membukukan penjualan 8,1 ton emas batangan, naik 76,86 persen dari tahun sebelumnya. Harga terbaru HRTA Gold per 6 Oktober 2025, pukul 08.41 WIB mencapai Rp2.217.000 per gram.

















