Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Netflix Mundur dari Akuisisi Warner Bros, Paramount Unggul

Netflix Mundur dari Akuisisi Warner Bros, Paramount Unggul
ilustrasi Warner Bros (wbd.com)
Intinya Sih
  • Netflix mundur setelah WBD menetapkan tawaran Paramount sebagai “Superior Proposal”.

  • Paramount menawarkan 31 dolar AS per saham dengan dukungan pembiayaan 57,5 miliar dolar AS.

  • Transaksi ini masih menghadapi pengawasan regulator dan dengar pendapat Senat AS.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE —  Netflix mundur dari akuisisi Warner Bros. Discovery (WBD) setelah memutuskan tidak menaikkan tawaran untuk menandingi proposal terbaru Paramount Skydance. Keputusan tersebut membuka jalan bagi Paramount untuk merampungkan transaksi senilai sekitar 111 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.862 triliun (kurs Rp16.780) dan mengakhiri persaingan penawaran yang berlangsung berbulan-bulan.

Dalam pernyataan resmi 26 Februari 2026, Netflix menyampaikan bahwa dewan direksi WBD telah menetapkan proposal Paramount Skydance sebesar 31 dolar AS per saham tunai sebagai “Superior Proposal” sesuai ketentuan perjanjian merger sebelumnya dengan Netflix. Atas keputusan itu, Netflix memilih tidak mengajukan tawaran tandingan.

Netflix: Tidak lagi menarik secara finansial

Co-CEO Netflix Ted Sarandos dan Greg Peters menyatakan transaksi yang dinegosiasikan sebelumnya diyakini memiliki jalur jelas menuju persetujuan regulator dan dapat menciptakan nilai bagi pemegang saham. Namun, perusahaan menilai harga untuk menyamai tawaran Paramount tidak lagi sejalan dengan disiplin keuangan mereka.

“Transaksi yang kami negosiasikan akan menciptakan nilai bagi pemegang saham dengan jalur yang jelas menuju persetujuan regulasi. Namun, kami selalu disiplin dan dengan harga yang diperlukan untuk menyamai tawaran terbaru Paramount Skydance, kesepakatan ini tidak lagi menarik secara finansial, sehingga kami menolak untuk menandingi penawaran Paramount Skydance.” ujar Sarandos dan Peters dalam pernyataan tersebut.

Netflix menambahkan, “Tetapi transaksi ini selalu menjadi 'bagus untuk dimiliki’ dengan harga yang tepat, bukan 'harus dimiliki' dengan harga berapa pun.”

Perusahaan menyatakan akan tetap fokus pada bisnis inti dan berencana menginvestasikan sekitar 20 miliar dolar AS tahun ini untuk film dan serial, serta melanjutkan program pembelian kembali saham.

Saham Netflix sempat melonjak hingga 13 persen dalam perdagangan setelah Netflix memutuskan mundur mengakusisi WBD, mencerminkan respons positif investor terhadap keputusan tersebut.

Detail tawaran Paramount terkait akuisisi Warner Bros

Paramount Skydance mengajukan penawaran 31 dolar AS (Rp520 ribu) per saham secara tunai untuk 100 persen saham WBD, yang menilai perusahaan tersebut sekitar 111 miliar dolar AS (Rp 1.862 triliun) termasuk utang. Paramount juga menawarkan biaya terminasi regulasi sebesar 7 miliar dolar AS (Rp117 triliun) jika transaksi gagal akibat hambatan hukum.

Selain itu, Paramount menyatakan akan membayar 2,8 miliar dolar AS (Rp46 triliun) yang menjadi kewajiban WBD kepada Netflix untuk mengakhiri perjanjian merger sebelumnya. Perusahaan juga menghapus potensi biaya pembiayaan utang senilai 1,5 miliar dolar AS (Rp25 triliun) yang dihadapi WBD.

Komitmen ekuitas sebesar 45,7 miliar dolar AS (Rp767 triliun) disediakan oleh Ellison Trust, dengan jaminan dari Larry Ellison, pendiri Oracle dan ayah dari CEO Paramount David Ellison. Bank of America, Citi, dan Apollo menyediakan komitmen pembiayaan utang sebesar 57,5 miliar dolar AS (Rp965 triliun).

“Kami senang bahwa Dewan WBD secara bulat telah menegaskan nilai unggul dari tawaran kami, yang memberikan nilai unggul, kepastian, dan kecepatan penyelesaian kepada para pemegang saham WBD,” ujar David Ellison dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (27/2).

Jika rampung, penggabungan ini akan menyatukan aset seperti HBO, CNN, TNT, CBS News, Nickelodeon, MTV, serta layanan streaming HBO Max dan Paramount+ dalam satu entitas.

Proses regulasi dan dinamika politik

Proses akuisisi ini turut menjadi perhatian regulator dan legislator AS. Masa tunggu berdasarkan Hart-Scott-Rodino Antitrust Improvements Act untuk akuisisi Paramount atas WBD telah berakhir pada 19 Februari 2026. Meski demikian, Komite Kehakiman Senat AS menjadwalkan dengar pendapat lanjutan pada 4 Maret 2026 untuk meninjau transaksi tersebut.

Senator AS Elizabeth Warren menyatakan, “Penggabungan Paramount Skydance-Warner Bros. adalah bencana antimonopoli yang mengancam harga lebih tinggi dan pilihan yang lebih sedikit bagi keluarga Amerika.” Pernyataan itu menegaskan adanya kekhawatiran terkait konsentrasi industri media.

Di sisi lain, Warner Bros. CEO David Zaslav menyebut, “Setelah dewan kami memberikan suara untuk mengadopsi perjanjian merger Paramount, hal itu akan menciptakan nilai yang luar biasa bagi para pemegang saham kami.” Ia menambahkan perusahaan menantikan potensi kombinasi kedua entitas.

Persaingan akuisisi juga melibatkan pendekatan intensif ke Washington. Ted Sarandos dan David Ellison diketahui melakukan pertemuan dengan pejabat pemerintahan AS dalam pekan terakhir sebelum keputusan final diambil.

Dengan mundurnya Netflix, dewan WBD dapat melanjutkan proses finalisasi perjanjian definitif dengan Paramount setelah berakhirnya periode match empat hari kerja dan penghentian resmi kesepakatan sebelumnya.

FAQ seputar akuisisi Warner Bros

Mengapa Netflix mundur dari akuisisi Warner Bros?

Netflix menilai harga untuk menyamai tawaran Paramount sudah tidak lagi menarik secara finansial.

Berapa nilai tawaran Paramount untuk Warner Bros?

Paramount menawarkan 31 dolar AS per saham tunai dengan valuasi sekitar 111 miliar dolar AS.

Apa saja aset yang akan tergabung jika merger terjadi?

HBO, CNN, CBS, Nickelodeon, MTV, serta HBO Max dan Paramount+ akan berada dalam satu entitas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yunisda Dwi Saputri
EditorYunisda Dwi Saputri
Follow Us

Latest in Business

See More