Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Kuasai 51 Persen Pangsa Pasar, Saham ASII Menguat Meski Penjualan 2025 Terkoreksi

Menara Astra 2.jpg
ilustrasi Menara Astra. Dok ASII
Intinya sih...
  • Astra Internasional Tbk (ASII) mencatat penjualan mobil 409.379 unit pada 2025.
  • Penjualan mobil Astra didominasi Toyota-Lexus, Daihatsu, Isuzu, dan UD Trucks.
  • Saham ASII ditutup meningkat 300 poin atau 4,29 persen menjadi Rp7.300.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Astra International Tbk (ASII) mengukuhkan dominasinya di pasar otomotif nasional dengan menguasai 51 persen pangsa pasar sepanjang 2025. Meskipun volume penjualan tahunan mengalami koreksi, pasar merespons positif kinerja perseroan yang ditandai dengan penguatan harga saham ASII sebesar 4,29 persen pada penutupan perdagangan Selasa (13/1).

Sepanjang tahun lalu, Astra membukukan total penjualan mobil hingga 409.379 unit. Jika dibandingkan dengan raihan pada 2024 yang mencapai 482.964 unit dengan pangsa pasar 56 persen, performa tahun ini memang mencatatkan penurunan volume.

Namun, sinyal pemulihan terlihat kuat pada penghujung tahun.

Pada Desember 2025, Astra mencatatkan penjualan 40.952 unit, atau tumbuh 14 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Kenaikan ini searah dengan pertumbuhan pasar mobil nasional secara wholesales (distribusi pabrik ke dealer) yang mencapai 94.102 unit pada Desember, melonjak 27 persen dari bulan sebelumnya.

Secara total, pasar otomotif nasional menutup 2025 dengan volume 803.691 unit.

Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo, menyatakan di tengah dinamika industri otomotif nasional, perseroan berupaya menjaga kinerja dengan menghadirkan pilihan kendaraan yang relevan bagi masyarakat.

“Sebagai bagian dari industri, Astra akan terus berkomitmen untuk berkontribusi secara konsisten dalam mendukung pertumbuhan pasar otomotif nasional," ujar Windy dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (13/1).

Salah satu poin menarik dari kinerja tahun ini adalah segmen low cost green car (LCGC). Meski volume penjualan LCGC Astra menyusut menjadi 92.472 unit dari tahun sebelumnya 131.328 unit, dominasi Astra pada segmen ini justru menebal.

Pangsa pasar LCGC Astra naik menjadi 75 persen, tumbuh tipis dibandingkan 74 persen pada 2024.

Secara portofolio, penjualan Astra tahun lalu masih kuat disumbang oleh Toyota dan Lexus, Daihatsu, Isuzu, dan UD Trucks.

Di sisi lain, merek non-Astra yang dipimpin oleh Mitsubishi, Honda, dan Suzuki, secara kolektif membukukan total penjualan 394.312 unit.

Kepercayaan investor terhadap ketahanan fundamental Astra tecermin di lantai bursa.

Pada perdagangan hari ini, saham ASII ditutup meningkat 300 poin ke level Rp7.300 per lembar saham. Aktivitas ini mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap langkah strategis perseroan dalam menjaga pangsa pasar di tengah persaingan industri yang makin kompetitif.

Share
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana
Follow Us

Latest in Business

See More

Kuasai 51 Persen Pangsa Pasar, Saham ASII Menguat Meski Penjualan 2025 Terkoreksi

13 Jan 2026, 18:03 WIBBusiness