Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PGN Teken Perjanjian Pasokan Gas WK Tungkal 5,4 BBTUD Sampai 2034
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berencana mendatangkan tambahan pasokan gas bumi dengan memanfaatkan stranded gas, khususnya di Lapangan Sengeti. (Dok. PGN).
  • PGN menandatangani perjanjian jual beli gas dengan Mont D’Or Oil Tungkal Limited untuk pasokan dari WK Tungkal, Jambi.
  • PGN akan menerima gas 5,45 BBTUD pada 2026–2034, lalu volume pasokan dikurangi bertahap hingga 2040.
  • Pasokan WK Tungkal akan terintegrasi dengan infrastruktur PGN di Sumatera untuk menjaga penyaluran gas kepada pelanggan berbagai sektor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN menyepakati perjanjian jual beli gas (PJBG) dengan Mont D’Or Oil Tungkal Limited (MOTL) untuk pasokan gas dari Wilayah Kerja (WK) Tungkal, Jambi.

Melalui perjanjian tersebut, PGN akan mendapatkan pasokan gas sebesar 5,45 BBTUD selama periode 2026 hingga 2034. Setelah periode tersebut, volume pasokan akan dikurangi secara bertahap hingga 2040.

Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham mengatakan pasokan dari WK Tungkal akan diintegrasikan dengan infrastruktur gas eksisting milik PGN di Sumatera.

"Kerja sama ini merupakan langkah penting dan strategis dalam upaya memperkuat pemanfaatan gas bumi nasional sebagai energi yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan," ujar Aldiansyah dalam keterangan tertulis, Senin (31/8).

Menurutnya, kesepakatan jual beli gas ini memberikan kepastian terkait penyerapan gas bumi dari WK Tungkal dan berperan penting bagi PGN untuk menjaga keandalan penyaluran gas ke pelanggan.

WK Tungkal berada di wilayah Sumatera Bagian Tengah. Pasokan dari wilayah kerja tersebut akan digunakan untuk mendukung penyaluran gas PGN kepada pelanggan di wilayah Sumatera.

PGN juga menyebut pasokan gas domestik akan berasal dari berbagai sumber, baik gas pipa maupun gas alam cair (LNG), untuk memenuhi kebutuhan pelanggan industri, komersial, usaha kecil, hingga rumah tangga.

"Kami berharap kolaborasi antara SKK Migas, Produsen Gas terutama MontD’Or dan PGN tidak hanya pada pasokan WK Tungkal saja namun melalui kerjasama strategis lainnya.

Dia pun optimis kerja sama ini akan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri dan perekonomian nasional.

Adapun, perjanjian jual beli gas WK Tungkal ditandatangani oleh Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham dan General Manager MontD’Or Hendra Jaya, serta disaksikan oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto.

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article