Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Transaksi Langkah Membumi Blibli Naik 2 Kali Lipat, Minat Produk Hijau Tumbuh

Transaksi Langkah Membumi Blibli Naik 2 Kali Lipat, Minat Produk Hijau Tumbuh
Dok. Blibli
  • Nilai transaksi Langkah Membumi Market tahun lalu naik dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, menandakan minat konsumen, termasuk kalangan muda, terhadap produk berkelanjutan semakin tumbuh.
  • Pada 2026, Blibli Tiket Action kembali menggelar LMM kelima yang mempertemukan merek bertanggung jawab, konsumen, komunitas, dan mitra, serta menawarkan workshop dan talkshow gaya hidup berkelanjutan.
  • Ecoground 2025 mengelola 187 kilogram sampah, mencegah sekitar 1.235 botol plastik, mengurangi 94,1 kilogram CO2e, dan mendukung donasi 110.500 pohon mangrove.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNEProduk ramah lingkungan mulai mendapat ruang lebih besar di pasar. Salah satu indikasinya terlihat dari nilai transaksi Langkah Membumi Market (LMM) yang digelar Blibli Tiket Action. Berdasarkan catatan penyelenggaraan sebelumnya, nilai transaksi LMM pada tahun lalu tercatat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut menunjukkan minat terhadap produk yang membawa nilai keberlanjutan mulai tumbuh, termasuk di kalangan konsumen muda. LMM menjadi salah satu ruang yang mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen sekaligus memperkenalkan produk yang mengusung prinsip keberlanjutan.

Pada penyelenggaraan tahun lalu, lebih dari 40 tenant terkurasi ikut berpartisipasi. Beberapa di antaranya adalah Gaea Home, Organic Culture, Ulur Wiji, Jumbuh, dan Karplanter. Pada 2026, Blibli Tiket Action kembali menggelar LMM untuk kelima kalinya dengan mempertemukan responsible brands, konsumen, komunitas, media, kreator, dan mitra strategis.

Pengunjung tidak hanya dapat membeli produk, tetapi juga mengenal proses serta dampak yang dihasilkan setiap merek. LMM juga menyasar generasi Z dan young millennials melalui berbagai workshop dan talkshow tentang gaya hidup berkelanjutan.

CEO dan Co-Founder Ulur Wiji, Joko Santoso, mengatakan LMM menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan perhatian masyarakat terhadap persoalan lingkungan. "Kami berharap masyarakat, terutama anak-anak muda, akan semakin aware terhadap isu-isu lingkungan, global warming, dan sampah," kata Joko dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (28/8).

Pertumbuhan minat terhadap produk berkelanjutan juga tercermin dari semakin beragamnya pilihan produk di ekosistem perdagangan daring Blibli. Produk tersebut hadir dalam berbagai kategori, dengan pendekatan keberlanjutan yang berbeda. Dopper, misalnya, menawarkan tumbler berbahan material daur ulang. ChopValue mengolah sumpit bekas menjadi perabot dan produk interior rumah. Demibumi menghadirkan produk hasil kurasi yang bebas plastik.

Di kategori fesyen, 180 Degrees menawarkan pakaian berbahan material daur ulang. Sementara itu, Pala Nusantara mengembangkan aksesori jam tangan dengan memanfaatkan bahan alam dan material daur ulang dari sampah plastik. Ragam produk tersebut menunjukkan penerapan prinsip keberlanjutan telah meluas ke berbagai kebutuhan konsumen, mulai dari fesyen dan rumah tangga hingga aksesori.

  1. Mengukur dampak keberlanjutan

    Langkah Membumi Market juga menjadi bagian dari upaya Blibli Tiket Action mendorong perubahan perilaku konsumen. Sebelumnya, perusahaan menggelar Langkah Membumi Ecoground 2025 pada awal November tahun lalu.

    Berdasarkan impact report kegiatan tersebut, sebanyak 187 kilogram sampah dikelola dan dipilah selama dua hari acara. Penyelenggara juga menyediakan 12 water refill station yang menghasilkan 741 liter air minum dan disebut mencegah penggunaan sekitar 1.235 botol plastik sekali pakai.

    Dari sisi emisi, pemanfaatan infrastruktur yang sudah tersedia, efisiensi energi, serta penggunaan kembali material selama acara dilaporkan mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 94,1 kilogram CO2e.

    Program tersebut juga melibatkan kolaborasi berbagai pihak untuk mendukung donasi 110.500 pohon mangrove. Jumlah tersebut diproyeksikan berpotensi menyerap hingga 3.635,5 ton CO2 dalam delapan tahun. Sebanyak 6.000 pohon di antaranya berasal dari konversi pembelian tiket pengunjung selama Langkah Membumi Ecoground 2025.

    COO dan Co-Founder Blibli, Lisa Widodo, mengatakan hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan dapat dimulai dari perubahan dalam aktivitas sehari-hari.

    “Impact Report ini menjadi pengingat bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Ketika ruang publik dirancang dengan lebih bertanggung jawab, maka bisa membantu membangun kebiasaan baru dimulai dari pilihan-pilihan sederhana dalam keseharian,” ujar Lisa.

    Dengan kembali digelarnya LMM pada 2026, Blibli Tiket Action melanjutkan pendekatan yang menggabungkan perdagangan, edukasi, dan isu keberlanjutan. Di saat yang sama, meningkatnya nilai transaksi LMM menunjukkan adanya peluang pasar bagi pelaku usaha yang menawarkan produk dengan nilai lingkungan dan sosial.

Share Article
Editorial Team

Latest in Business

See More