Prospek Produksi Berubah, Merck Catat Impairment Rp87 Miliar

- PT Merck Tbk mencatat impairment Rp87 miliar atas aset Pabrik Pasar Rebo, Jakarta, akibat perubahan prospek volume produksi, utilisasi kapasitas, dan arus kas masa depan.
- Pengujian penurunan nilai dilakukan menjelang berakhirnya Manufacturing Supply Agreement dengan Procter & Gamble, yang diperpanjang pada 1 September 2026 hingga 31 Desember 2027.
- Nilai tercatat pabrik sebelumnya sekitar Rp93 miliar; Merck tetap mengoperasikan fasilitas tersebut untuk produksi obat resep, impor obat bioteknologi, dan pemasaran produk di Indonesia.
Jakarta, FORTUNE – PT Merck Tbk (MERK) membukukan penurunan nilai aset atau impairment sebesar Rp87 miliar atas Pabrik Pasar Rebo, Jakarta. Pencatatan tersebut dilakukan di tengah perubahan prospek produksi dan arus kas menjelang berakhirnya kerja sama manufaktur dengan Procter & Gamble (P&G).
Manajemen MERK menjelaskan, perubahan prospek volume produksi dan tingkat utilisasi kapasitas menjadi salah satu pertimbangan dalam melakukan pengujian penurunan nilai terhadap aset pabrik. Hal itu turut berkaitan dengan masa berlaku Manufacturing Supply Agreement (MSA) perseroan dengan P&G.
"Perseroan telah melakukan pengkajian risiko penurunan nilai aset pabrik Pasar Rebo Jakarta yang disebabkan oleh perubahan material dalam prospek volume produksi, utilisasi kapasitas, dan arus kas masa depan," tulis manajemen MERK dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (24/9).
Merck terakhir memperpanjang MSA dengan P&G pada 1 September 2026. Perjanjian tersebut akan berlaku hingga 31 Desember 2027.
Sebelum impairment, nilai tercatat aset Pabrik Pasar Rebo mencapai sekitar Rp93 miliar. Dengan pencatatan penurunan nilai Rp87 miliar, nilai aset tersebut mengalami pengurangan signifikan dan pembebanannya turut memengaruhi laba Merck pada 2026.
Pabrik Pasar Rebo tetap menjadi bagian dari aktivitas operasional Merck setelah perseroan melakukan divestasi segmen Consumer Health pada 2018. Fasilitas tersebut kemudian terus dimanfaatkan untuk kegiatan produksi dan aktivitas bisnis lainnya.
"Perseroan tetap akan fokus memproduksi obat-obat resep di Pabrik Pasar Rebo Jakarta, melakukan importasi produk jadi obat-obat biotechnology, serta memasarkan produk-produk tersebut di Indonesia," kata manajemen.
Dengan demikian, meski prospek penggunaan aset pabrik berubah seiring perkembangan kerja sama manufaktur dengan P&G, Merck masih mempertahankan Pabrik Pasar Rebo sebagai bagian dari kegiatan bisnisnya, khususnya untuk produksi obat resep dan mendukung pemasaran produk bioteknologi di Indonesia.



















