Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Benarkah NVIDIA Akan Investasi di Batam? Ini Bocoran Airlangga

3 min read
Benarkah NVIDIA Akan Investasi di Batam? Ini Bocoran Airlangga
ilustrasi NVIDIA (unsplash.com/BoliviaInteligente)
  • Airlangga Hartarto menyebut NVIDIA berencana berinvestasi US$4,5 miliar atau sekitar Rp80,51 triliun di Batam.

  • Pemerintah menyiapkan KEK Batam bagi investasi pusat data, kapasitas data center Indonesia berpotensi naik dari 800 MW menjadi 1,3 GW.

  • Pemerintah mendorong AI open source berbasis data Indonesia setelah bergabung sebagai pendiri WAICO.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan perusahaan asal Amerika Serikat, NVIDIA, berencana melakukan investasi di Batam, Kepulauan Riau. Nilai investasi diperkirakan mencapai 4,5 miliar dolar AS atau Rp80,51 triliun (kurs Rp17.891 per dolar AS).

Menurutnya, rencana investasi NVIDIA akan diarahkan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang telah dipersiapkan pemerintah di Batam.

“Kemarin NVIDIA sudah berbicara di Batam, di kawasan ekonomi khusus yang kita siapkan itu, mereka rencana mau investasi 4,5 miliar dolar AS,” ujar Airlangga dalam Antara Business Forum di Jakarta, dikutip Kamis (24/9).

  1. Upaya mengembangkan ekonomi digital

    Pemerintah mendorong pengembangan ekosistem AI di Indonesia melalui penguatan infrastruktur pusat data dan kapasitas komputasi nasional (national computing). Menurut Airlangga, rencana investasi NVIDIA sejalan dengan agenda tersebut.

    Infrastruktur AI dinilai memiliki potensi investasi besar dalam beberapa tahun mendatang. Hal ini seiring meningkatnya kebutuhan komputasi dan pengembangan teknologi berbasis AI.

    NVIDIA menjadi salah satu perusahaan teknologi multinasional yang dibidik untuk menanamkan modal di sektor ekonomi digital Indonesia. Investasi tersebut diharapkan dapat memperkuat infrastruktur pendukung AI sekaligus mempercepat pengembangan ekosistem digital nasional.

  2. KEK di Batam disiapkan untuk pusat data

    Kawasan ekonomi khusus (KEK) di Batam disiapkan untuk mendukung investasi pusat data. Pemerintah melihat potensi Indonesia sebagai pengembang data center di kawasan ASEAN, seperti ketersediaan lahan, listrik, energi hijau, hingga air.

    Pembangunan infrastruktur AI tidak hanya ditujukan untuk menarik investasi, tetapi juga untuk mendukung kedaulatan Indonesia. Melalui rencana investasi NVIDIA, Indonesia memiliki daya saing tersendiri di antara negara-negara ASEAN.

    Airlangga menegaskan kebutuhan pusat data akan terus meningkat seiring dengan berkembangnya kecerdasan buatan. Ia menyebut kapasitas pusat data Indonesia saat ini sekitar 800 megawatt. Kapasitas ini berpotensi naik menjadi 1,3 gigawatt berdasarkan proyek yang telah masuk dalam pipeline

  3. Potensi pasar digital di Indonesia

    Airlangga mengatakan pemerintah terus mendorong penggunaan teknologi AI berbasis open source dengan basis data di Indonesia. Langkah ini dilakukan di saat Indonesia resmi bergabung sebagai anggota pendiri World AI Cooperation Organization (WAICO).

    “Beberapa minggu lalu RI jadi founding member WAICO dan tanda tangan bersama di China. Dalam waktu dekat kami ke DPR untuk ratifikasi. Kita mendorong sovereignty dalam AI dan dorong AI menggunakan open source yang basis datanya di RI,” ungkap Airlangga.

    Menurut Airlangga, potensi pasar ekonomi digital di Indonesia saat ini sekitar 180 miliar dolar AS dan diproyeksikan meningkat menjadi 400 miliar dolar AS pada 2030. Untuk itu, pemerintah juga mendorong kerja sama di tingkat ASEAN.

    Lebih jauh, pengembangan ekonomi digital berpotensi menjadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi yang tidak bergantung pada jalur perdagangan dan kondisi geopolitik global. 

    FAQ seputar benarkah NVIDIA akan investasi di Batam

    Apakah NVIDIA investasi di Indonesia?

    NVIDIA dikabarkan akan berinvestasi di Indonesia melalui rencana pembangunan fasilitas pusat data di Batam, Kepulauan Riau.

    Berapa nilai investasi NVIDIA di Indonesia?

    Nilai investasi NVIDIA di Indonesia diperkirakan mencapai 4,5 miliar dolar AS.

    Kenapa Batam dipilih sebagai lokasi investasi?

    Batam telah disiapkan pemerintah untuk mendukung investasi pusat data berkat ketersediaan lahan, listrik, energi hijau, hingga air.

    Apa dampak proyek ini bagi Indonesia?

    Rencana investasi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia di bisnis pasar digital dan memenuhi kebutuhan pusat data nasional.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More