Jakarta, FORTUNE — Bank Mandiri berhasil mempertahankan posisinya di peringkat kelima dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026, sama seperti capaian tahun sebelumnya. Prestasi ini ditopang kinerja yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi global, sekaligus mengukuhkan status bank pelat merah ini sebagai salah satu pilar utama industri perbankan nasional.
Berdasarkan data yang dirilis Fortune Indonesia, sepanjang 2025 Bank Mandiri membukukan pendapatan sebesar Rp212,96 triliun, tumbuh 3,1 persen secara tahunan (YoY). Sementara laba bersih perseroan tercatat Rp56,29 triliun, naik tipis 0,9 persen (YoY) dan menempatkan Bank Mandiri di peringkat ketiga untuk kategori laba bersih tertinggi se-Indonesia. Dari sisi aset, Bank Mandiri bahkan menjadi yang terbesar di seluruh daftar Fortune Indonesia 100, dengan total aset mencapai Rp2.829,95 triliun.
Capaian ini membuat Bank Mandiri masuk ke dalam 3 klasifikasi sekaligus dalam Fortune Indonesia 100 2026, yakni Most Profitable Companies, berdasarkan laba bersih dan margin laba bersih, serta Biggest Companies, berdasarkan jumlah karyawan, kapitalisasi pasar, dan total aset. Per pertengahan 2026, kapitalisasi pasar Bank Mandiri tercatat Rp355,74 triliun, sementara jumlah karyawannya mencapai 38.751 orang. Termasuk Bank Mandiri berada di posisi kedua industri finansial pada klasifikasi Rank By Industri.
