FINANCE

Kredit Ritel OCBC NISP Tumbuh 15%, Ini Penopangnya

Kredit ritel diprediksi melambat di kuartal II-2023.

Kredit Ritel OCBC NISP Tumbuh 15%, Ini Penopangnyailustrasi aktivasi kartu kredit (unsplash.com/Patrick Tomasso)

by Suheriadi

02 June 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - PT Bank OCBC NISP Tbk. (OCBC NISP) pada kuartal I-2023 mampu memacu penyaluran kredit ritel banking miliknya hingga tumbuh 15 persen secara tahunan pada kuartal I-2023. 

Head of Retail Loan Business Bank OCBC NISP Heriwan Gazali menjelaskan, pertumbuhan tersebut dikontibusi oleh segmen konsumer yakni Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Small Medium Enterprise (SME). 

"Untuk konsumer KPR berkontribusi sebesar 20 persen sementara SME berkontribusi sebesar 10 persen lebih," kata Heriwan saat ditemui di FX Sudirman Jakarta, Rabu (31/5).

Kredit ritel diprediksi melambat di kuartal II-2023

rumah KPRilustrasi rumah KPR (unsplash.com/Breno Assis)

Sementara itu, ia menilai untuk permintaan kredit ritel secara industri dan OCBC NISP sendiri pada kuartal II 2023 diprediksi akan mengalami perlambatan akibat tren kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) dan dalam negeri. 

"Kalau sampai akhir tahun kredit retail banking, kita lihat memang tahun ini tidak mudah ya. Walaupun secara industri udah mulai recovery setelah COVID selesai, tapi dengan tren kenaikan suku bunga, kemudian juga di inflasi di Amerika dan lain sebagainya ini tidak mudah," ujarnya. 

Meski demikian, OCBC NISP optimistis penyaluran kredit ritel banking dapat tumbuh dua digit pada tahun ini. Perseroan pun telah menyiapkan strategi guna mencapai target tersebut. 

Salah satu strategi ialah, menjalin kemitraan dengan beberapa fintech lending dan juga memiliki digital lending tersendiri dalam menyalurkan kredit retail banking.