FINANCE

Pembayaran Virtual Account Diminati, Kartu Kredit Masih Laku?

Xendit: transaksi virtual account tumbuh 7%.

Pembayaran Virtual Account Diminati, Kartu Kredit Masih Laku?Ilustrasi Kartu Kredit Vs Paylater/Fortune Indonesia-Achmad Bedoel

by Suheriadi

02 February 2024

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Xendit Group sebagai perusahaan fintech dan payment gateway terkemuka di Asia Tenggara, memaparkan hasil laporan terhadap tren sistem pembayaran sepanjang tahun 2023. 

Informasi yang dihimpun ialah terkait pola penggunaan layanan Xendit Group oleh merchant, yang dapat memberi gambaran secara menyeluruh mengenai tren pembayaran digital di Indonesia. Apalagi, Xendit telah beroperasi di Indonesia, Filipina, dan Malaysia dan memproses lebih dari 320 juta transaksi untuk 6.000 merchants, dengan total nilai transaksi mencapai US$ 25 miliar.

Transaksi virtual account tumbuh 7%

Ilustrasi Pembayaran Xendit/Dok Xendit

Dalam laporan tersebut, pembayaran melalui Virtual Account masih menjadi pilihan utama untuk menerima pembayaran di Indonesia. Statistik menunjukkan bahwa virtual account menjadi pilihan utama di antara metode pembayaran pada kategori money-In di Indonesia. 

"Virtual Account memberikan lebih dari 50 persen dari total volume pembayaran (TPV), mengalami pertumbuhan sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menggambarkan tingkat kepercayaan yang tinggi dalam penggunaan transfer bank dan virtual account di pasar Indonesia," tulis laporan resmi Xendit yang dikutip di Jakarta, Jumat (2/2). 

Selain itu, transaksi QRIS juga alami peningkatan 6 persen mencapai lebih dari 20 juta transaksi. Pertumbuhan ini sejalan dengan inisiatif Bank Indonesia untuk meningkatkan penggunaan QRIS dan mendorong inklusi ekonomi digital. 

Transaksi kartu kredit masih meningkat

kartu kreditilustrasi kartu kredit (pixabay.com/Stevepb)