Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bidik Celah Pasar Snack Jepang, F&B ID Bawa Gindaco Yokocho
F&B ID luncurkan konsep baru Gindaco Yokocho.
  • F&B ID membuka Gindaco Yokocho di Central Park Mall dengan konsep makanan ringan Jepang dan area makan.

  • Takoyaki tetap menjadi produk utama, disertai menu teppanyaki, yakisori, yakitori, dan agemono.

  • Fokus hingga akhir tahun ini masih pada pengembangan konsep sebelum mempertimbangkan ekspansi lebih lanjut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menu apa yang paling ingin kamu coba di Gindaco Yokocho?
Vote Now
delapan tahun

F&B ID membangun Gindaco sebagai merek takoyaki agar produk utamanya melekat dan memiliki relevansi di konsumen sebelum mengembangkan konsep lebih jauh.

Selasa (6/10)

Keterangan mengenai konsep Gindaco Yokocho disampaikan di Jakarta. Gindaco Yokocho membawa pengalaman snacking Japanese street food dengan takoyaki dan hidangan Jepang lainnya.

akhir tahun ini

Fokus F&B ID masih pada pengembangan konsep Gindaco Yokocho sebelum mempertimbangkan ekspansi lebih lanjut.

Sampai saat ini

F&B ID masih terus mengeksplorasi Gindaco Yokocho dan belum memberikan rincian mengenai jumlah gerai yang akan dikembangkan selanjutnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menu apa yang paling ingin kamu coba di Gindaco Yokocho?
Vote Now
  • What?
    F&B ID memperluas konsep Gindaco melalui pembukaan gerai Gindaco Yokocho dengan pilihan makanan Jepang yang lebih beragam.
  • Who?
    PT Foods Beverages Indonesia, anak usaha Kawan Lama Group, mengembangkan Gindaco Yokocho bersama keterangan dari Devin Widya Krisnadi dan Sarah Merci.
  • Where?
    Gerai pertama Gindaco Yokocho dibuka di Central Park Mall, Jakarta.
  • When?
    Pengembangan konsep dilakukan setelah Gindaco membangun merek takoyaki selama delapan tahun. Keterangan disampaikan Selasa (6/10).
  • Why?
    F&B ID melihat peluang pada segmen makanan ringan Jepang yang dipadukan dengan area makan dan masih memiliki ruang untuk dikembangkan.
  • How?
    Konsep menghadirkan takoyaki, teppanyaki, yakisori, yakitori, dan agemono, serta menggunakan open kitchen agar konsumen dapat melihat proses memasak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menu apa yang paling ingin kamu coba di Gindaco Yokocho?
Vote Now

F&B ID membuka tempat makan baru bernama Gindaco Yokocho di Central Park Mall, Jakarta. Di sana orang bisa makan takoyaki dan makanan Jepang lainnya. Gindaco tetap menjadikan takoyaki sebagai makanan utama. Ada dapur terbuka supaya pelanggan dapat melihat makanan dimasak. Untuk sekarang, perusahaan masih mengembangkan tempat ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menu apa yang paling ingin kamu coba di Gindaco Yokocho?
Vote Now

Pengembangan Gindaco Yokocho memperluas pilihan makanan Jepang bagi konsumen tanpa meninggalkan takoyaki sebagai produk utama. Konsep open kitchen juga menghadirkan proses memasak langsung di hadapan pelanggan, sementara pilihan menu yang lebih beragam memberi ruang bagi pengalaman snacking Japanese street food yang lebih lengkap.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menu apa yang paling ingin kamu coba di Gindaco Yokocho?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - Anak usaha Kawan Lama Group, PT Foods Beverages Indonesia (F&B ID), memperluas konsep Gindaco melalui pembukaan gerai Gindaco Yokocho di Central Park Mall, Jakarta. Selain memperluas pilihan menu, konsep baru ini diharapkan dapat meningkatkan trafik pelanggan sekaligus pengalaman konsumen tanpa meninggalkan takoyaki sebagai produk utama.

Pengembangan Gindaco Yokocho berangkat dari peluang di segmen makanan ringan Jepang. Meski restoran Jepang sudah cukup banyak berkembang di Indonesia, tetapi konsep makanan ringan Jepang yang dipadukan dengan area makan dinilai masih memiliki ruang untuk dikembangkan.

CEO PT Foods Beverages Indonesia, Devin Widya Krisnadi mengatakan, Gindaco sudah dikenal dengan hidangan takoyaki. Namun, dalam konsep baru Gindaco Yokocho, takoyaki tetap menjadi bagian utama yang ditawarkan dengan menu lainnya.

“Kali ini, kami ingin membawa pengalaman snacking Japanese street food lebih jauh. Pelanggan tidak hanya bisa menikmati takoyaki favorit mereka, tetapi juga mengeksplorasi lebih banyak hidangan Jepang dalam suasana yang terinspirasi dari food alley di Jepang,” ujarnya di Jakarta, Selasa (6/10).

Marketing General Manager F&B ID, Sarah Merci mengatakan pengembangan Gindaco Yokocho dilakukan setelah perusahaan membangun Gindaco sebagai merek takoyaki selama delapan tahun.

“Sebagai perusahaan F&B, yang paling penting selain awareness adalah konsumen mengetahui hero product kita. Jadi kami mengambil waktu sekitar delapan tahun supaya takoyaki Gindaco benar-benar melekat dan memiliki relevansi di konsumen. Setelah itu, baru kami berpikir bagaimana mengembangkannya lebih jauh,” ujar Sarah.

Melalui Gindaco Yokocho, perusahaan menambah pilihan makanan yang lebih beragam, termasuk menu berbasis teppanyaki, yakisori, yakitori, dan berbagai makanan goreng atau agemono. Takoyaki tetap menjadi produk utama Gindaco, sedangkan teppanyaki dan yakisori menjadi menu yang ditonjolkan dalam konsep baru tersebut.

“Kami ingin menyediakan experience yang lebih lengkap dan menu yang lebih variatif. Di sini ambience-nya berbeda dan kami menggunakan konsep open kitchen, sehingga konsumen bisa melihat langsung proses memasaknya,” katanya.

Konsep open kitchen tersebut menurutnya digunakan untuk mempertahankan karakter makanan Jepang yang umumnya dimasak langsung di hadapan konsumen. Menu teppanyaki dan yakisori, misalnya, dimasak langsung di atas teppan sehingga menghasilkan aroma dan karakter panggangan yang menjadi bagian dari sajian.

Sementara pemilihan Central Park sebagai lokasi pertama Gindaco Yokocho didasarkan pertimbangan karakter pengunjung dan trafik mal tersebut. Menurut Sarah, lokasi tersebut memiliki basis konsumen yang sesuai dengan target Gindaco Yokocho, mulai dari keluarga, pekerja, penghuni apartemen di sekitar kawasan, hingga anak muda.

Kendati begitu, F&B ID belum memberikan rincian mengenai jumlah gerai Gindaco Yokocho yang akan dikembangkan selanjutnya. Perusahaan mengatakan fokus hingga akhir tahun ini masih pada pengembangan konsep tersebut, sebelum mempertimbangkan ekspansi lebih lanjut.

“Kami masih terus eksplorasi. Sampai saat ini, fokus kami di Gindaco Yokocho dulu. Ke depannya mungkin akan kami eksplorasi lebih jauh,” katanya.

Bagikan pilihan menu Jepang favoritmu

Menu apa yang paling ingin kamu coba di Gindaco Yokocho?

See More
Takoyaki
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
TeppanyakiYakisoriYakitoriAgemono

Curated For You

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article