Ekspansi Bisnis, IHG Target Operasikan Hotel Indigo Yogyakarta Pada 2029

IHG menandatangani kerja sama dengan PT Raka Eka Makmur untuk mengembangkan Hotel Indigo Yogyakarta berkapasitas 180 kamar.
Hotel pertama IHG di Yogyakarta itu dijadwalkan beroperasi pada 2029 dengan konsep yang mengadaptasi karakter lingkungan setempat.
Properti ini akan memiliki fasilitas akomodasi, rekreasi, kebugaran, spa, serta ruang pertemuan dan acara.
Jakarta, FORTUNE — IHG Hotels & Resorts memperluas jaringan bisnis perhotelannya di Indonesia dengan menandatangani kerja sama pengembangan Hotel Indigo Yogyakarta. Hotel berkapasitas 180 kamar tersebut dijadwalkan beroperasi pada 2029.
Hotel tersebut akan menjadi properti pertama IHG di Yogyakarta sekaligus memperkuat ekspansi perusahaan di segmen hotel luxury dan lifestyle.
Dalam proyek ini, IHG menggandeng pengembang properti PT Raka Eka Makmur. Kerja sama tersebut menambah daftar pengembangan portofolio IHG di Indonesia, seiring upaya perusahaan memperluas jangkauan ke destinasi wisata dengan daya tarik budaya dan potensi pasar internasional.
Senior Director Development South East Asia & Korea IHG Hotels & Resorts Chris Anklin mengatakan, Yogyakarta memiliki daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara seiring dengan kekayaan budaya, kreativitas, serta posisinya sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia.
Menurut dia, konektivitas udara melalui Yogyakarta International Airport dan lokasi kota tersebut sebagai pintu gerbang menuju Borobudur turut mendukung prospek pengembangan bisnis perhotelan di wilayah ini.
“Seiring perluasan portofolio luxury dan lifestyle kami di Indonesia, kami melihat semakin banyak peluang di destinasi yang memiliki karakter lokal khas dan cerita autentik,” ujar Chris dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10).
Hotel Indigo Yogyakarta akan mengusung konsep yang mengadaptasi karakter lingkungan setempat. Selain 180 kamar, hotel ini akan dilengkapi restoran, bar dan teras rooftop, kolam renang, pusat kebugaran, serta spa.
Properti tersebut juga akan menyediakan sekitar 740 meter persegi ruang pertemuan dan acara, termasuk ballroom dan sejumlah ruang pertemuan. Fasilitas ini berpotensi menyasar segmen wisatawan bisnis dan penyelenggara acara, selain pelancong rekreasi.
Presiden Direktur PT Raka Eka Makmur, Ronny Pallar menambahkan, kemitraan dengan IHG diharapkan dapat menghadirkan hotel yang mengangkat seni, kuliner, dan budaya Yogyakarta sekaligus memperluas pilihan akomodasi bagi wisatawan.
Ekspansi ke Yogyakarta melanjutkan pengembangan merek Hotel Indigo di Indonesia. IHG menyebut saat ini mengoperasikan tiga properti Hotel Indigo di Indonesia, sementara enam properti lainnya berada dalam tahap pengembangan di sejumlah destinasi, termasuk Bali, Jakarta, dan Lombok.
Secara keseluruhan, IHG mengoperasikan 35 hotel dari sembilan merek di Indonesia. Perusahaan juga memiliki 13 properti lain yang masih dalam tahap pengembangan.
Penambahan Hotel Indigo Yogyakarta menjadi bagian dari strategi IHG memperluas jaringan hotel melalui kemitraan dengan pengembang lokal.


















