Jakarta, FORTUNE - Perusahaan pengembang AI, Anthropic, berencana melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Nasdaq. Aksi korporasi itu diperkirakan berlangsung paling lambat pada akhir November 2026.
Langkah tersebut akan membuat Anthropic mendahului pesaing utamanya, OpenAI, untuk masuk ke pasar modal Amerika Serikat (AS). Para pendiri Anthropic sendiri merupakan eks-karyawan OpenAI yang mundur karena kekhawatiran tentang keamanan AI, masalah kepercayaan pada kepemimpinan, dan pergeseran struktur perusahaan.
Rencana IPO itu diperkirakan akan menjadi salah satu IPO terbesar sepanjang masa. Meskipun pengajuan IPO itu tak menyebutkan harga atau jumlah saham yang akan dijual Anthropic, sejumlah media menyebut, perusahaan itu menargetkan valuasi antara US$1,5 triliun hingga US$2 triliun lewat IPO. Angka itu dapat membuat IPO Anthropic melampaui valuasi IPO SpaceX yang mencapai US$1,77 triliun pada Juni 2026.
Dari segi kinerja, pendapatan perusahaan melesat 1.300 persen (YoY) menjadi US$16,3 miliar pada semester-I 2026. Itu didorong lonjakan permintaan terhadap produk Claude. Pertumbuhan pendapatan yang signifikan itu beriringan dengan membengkaknya pengeluaran komputasi dan kerugian besar.
Pada akhir Juni 2026, Anthropic membukukan kerugian bersih US$80,7 miliar. Itu merupakan salah satu kerugian paruh pertama terbesar yang pernah dicatat oleh perusahaan manapun, sebagaimana dilansir dari Fortune.com. Sebagian besar kerugian besar itu, yakni US$72,4 miliar, disebabkan oleh beban akuntansi untuk mencerminkan peningkatan nilai obligasi konversi yang Anthropic terbitkan.
Sementara dari segi operasional, kerugian perusahaan berkurang dari US$2,1 miliar pada semester-I 2025, menjadi US$693 juta pada periode yang sama di tahun ini. Anthropic menjelaskan, berdasarkan penyesuaian (tidak termasuk biaya kompensasi berbasis saham, sumbangan amal non-tunai, dan biaya penyelesaian hukum), perusahaan itu mengantongi pendapatan operasional senilai US$1,6 miliar dengan margin keuntungan 10 persen.
Dalam prospektus pengajuan IPO, Anthropic menyebut kerugian lanjutan akan menjadi salah satu risiko perusahaan. "Kami memperkirakan biaya kami akan meningkat dari waktu ke waktu dan kerugian kami akan terus berlanjut karena kami memperkirakan akan menginvestasikan sumber daya yang signifikan untuk mengembangkan bisnis kami dan beroperasi sebagai perusahaan publik," demikian dikutip dari formulir S-1 perusahaan.
Anthropic sendiri didirikan pada 2021. Perusahaan itu beroperasi dengan dukungan 5.300 karyawan per akhir September 2026.
