Federal Reserve (The Fed) menahan suku bunga acuan di kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen pada Kamis (18/6). Keputusan tersebut dinilai mencerminkan sikap hawkish karena bank sentral AS masih berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan moneternya.
Istilah hawkish sendiri sering digunakan untuk menggambarkan sikap bank sentral yang lebih fokus menekan inflasi, meskipun harus mempertahankan suku bunga pada level tinggi. Pandangan ini biasanya memengaruhi pergerakan pasar keuangan, mulai dari saham, obligasi, hingga nilai tukar mata uang.
Lantas, apa itu hawkish? Berikut pengertian hawkish secara mendalam, contoh kebijakan, hingga dampaknya.
