- Indikator valuasi rendah di bawah rata-rata sektor atau perusahaan sejenis di industri yang sama.
- Berada di tengah sentimen pasar sementara yang membuat harga saham tertekan.
Bagaimana Cara Membedakan Saham Murah dan Saham Berkualitas?

Saham murah merujuk pada saham undervalued yang diperdagangkan di bawah nilai intrinsik, berbeda dari value trap dengan kinerja keuangan buruk.
Saham berkualitas ditopang fundamental kuat, laba stabil dan bertumbuh, manajemen transparan, serta posisi pemimpin pasar.
Saham murah mengejar capital gain dari volatilitas, sedangkan saham berkualitas menawarkan keamanan jangka panjang dan potensi dividen rutin.
Pemilihan saham yang tepat menjadi langkah krusial dalam membangun portofolio, sehingga tidak bisa dilakukan sembarangan. Investor harus mempertimbangkan kondisi fundamental, valuasi, hingga prospek pertumbuhannya.
Sebelum memilih saham, investor perlu membedakan antara saham murah dan saham berkualitas di pasar modal. Keterampilan tersebut penting untuk menghindari risiko kerugian dan meningkatkan kualitas keputusan investasi.
Nah, bagaimana cara membedakan saham murah dan saham berkualitas? Berikut beberapa langkah yang dapat diikuti.
Table of Content
Cara membedakan saham murah dan saham berkualitas
1. Mengenali karakteristik
Salah satu langkah utama untuk mengenali saham murah dan saham berkualitas adalah memahami karakteristiknya. Dalam konteks ini, saham murah yang dimaksud adalah saham undervalued yang dijual di bawah nilai intrinsiknya.
Saham undervalued berbeda dengan value trap, yaitu perusahaan yang kinerjanya keuangan buruk atau berisiko bangkrut. Sementara itu, saham berkualitas umumnya dipahami sebagai saham yang memiliki fundamental kuat.
Untuk lebih lengkapnya, berikut rincian perbedaan saham murah dan saham berkualitas.
Ciri-ciri saham murah
Ciri-ciri saham berkualitas
- Kinerja keuangan solid.
- Manajemen perusahaan transparan dan efektif.
- Menjadi pemimpin pasar (market leader) di sektor industrinya.
2. Bandingkan tujuan investor
Pemilihan saham sangat dipengaruhi oleh tujuan dan profil risiko investor. Dalam hal ini, setiap investor memiliki tujuan yang berbeda saat mengincar saham murah maupun saham berkualitas.
Sebagian besar investor yang menginvestasikan dana pada saham murah bertujuan untuk membeli di harga diskon. Biasanya, mereka mengejar capital gain dengan memanfaatkan volatilitas pasar.
Di sisi lain, saham berkualitas diminati karena menawarkan keamanan modal dalam jangka panjang. Investor juga mengharapkan keuntungan berkala dari pembagian dividen dari perusahaan yang mapan.
3. Amati kinerja keuangan
Cara membedakan saham murah dan saham berkualitas berikutnya adalah menganalisis aspek fundamental. Jika diamati lebih dekat, kedua jenis saham tersebut memiliki kinerja keuangan yang berbeda.
Di pasar modal, saham berkualitas menonjolkan kekuatan bisnis dan kesehatan keuangan perusahaan. Hal ini memungkinkan perusahaan mencetak laba bersih yang stabil dan tumbuh secara tahunan.
Di satu sisi, kinerja keuangan saham undervalued belum tentu sekuat saham berkualitas. Suatu emiten bisa dihargai murah oleh pasar karena kinerja keuangannya sedang menurun untuk sementara, sehingga minat investor terhadap saham tersebut melemah.
4. Memperhatikan valuasi pasar
Tidak hanya aspek fundamentalnya, investor juga perlu mengamati valuasi pasar antara saham murah dan saham berkualitas. Valuasi saham murah umumnya lebih kecil dibandingkan saham berkualitas.
Saham murah berfokus pada perbandingan harga pasar dengan nilai intrinsik atau laba, bukan harga nominal per lembar. Rasio harga terhadap laba (PER) dan nilai (PBV) lebih rendah dibandingkan nilai wajar.
Sementara itu, saham berkualitas memiliki indikator valuasi harga lebih tinggi karena banyak diminati di kalangan pelaku pasar. Nilai wajarnya cenderung bergerak stabil berada di papan atas.
Untuk memperdalam pemahaman tentang valuasi pasar antara saham murah dan saham berkualitas, ikuti sesi The Value Investing Mindset: Calculate, Be Patient, Win Big di Fortune Indonesia Investment Forum 2026. Sesi tersebut akan dibawakan oleh Andry Hakim, Founder dan Chief Investment Officer Stockwise.
Fortune Indonesia Investment Forum 2026 adalah forum investasi premium yang dirancang untuk membantu investor memahami tren ekonomi global dan menyusun strategi investasi dengan lebih terarah.
Selama satu hari penuh, Anda akan mempelajari strategi investasi lintas aset, mulai dari saham, fixed income, kripto dan aset digital, private capital, komoditas, hingga real assets.
Benefit yang didapatkan:
- Insight dari investor, ekonom, dan investment expert terkemuka.
- Pembahasan tren ekonomi global serta peluang investasi lintas aset.
- Networking dengan investor, profesional, dan pelaku industri.
- Akses rekaman sesi hingga 10 hari (Regular Pass) atau 30 hari (VIP Pass).
- Langganan Majalah Fortune selama satu tahun.
- Makan siang dan 2 kali coffee break.
- Khusus VIP Pass: jalur registrasi eksklusif, tempat duduk premium di barisan depan, akses VIP Lounge, area makan siang eksklusif, serta sesi tanya jawab prioritas dengan para pembicara.
Daftar sekarang dan dapatkan tiket di sini: Fortune Indonesia Investment Forum 2026
5. Meninjau prospek
Bingung bagaimana cara membedakan saham murah dan saham berkualitas? Coba bandingkan keuntungan sebelum memilih saham yang sesuai kebutuhan.
Saham murah menawarkan potensi pertumbuhan cepat berkat volatilitas tinggi dan modal awal terjangkau. Investor dapat membeli emiten bagus di bawah nilai wajarnya, sehingga peluang capital gain lebih besar.
Di sisi lain, saham berkualitas memungkinkan investor berinvestasi lebih aman dalam jangka panjang. Selain itu, perusahaan yang sudah mapan biasanya memberikan keuntungan dividen rutin bagi pemegang saham.
6. Mencermati risiko investasi
Saham murah dan saham berkualitas tidak luput dari risiko yang harus dipertimbangkan. Saham murah memang menawarkan keuntungan dalam jangka cepat, namun investor perlu waspada tren penurunan akibat sentimen atau gejolak pasar.
Berbeda dengan saham murah, harga saham berkualitas bisa dijual terlalu mahal (overvalued). Laju pertumbuhan yang cenderung stabil dan moderat juga kurang cocok bagi tipe investor agresif yang mengharapkan kenaikan harga secara drastis.
Jadi, itulah penjelasan mengenai bagaimana cara membedakan saham murah dan saham berkualitas. Kesimpulannya, saham murah cocok bagi investor yang mencari saham dengan harga di bawah nilai wajarnya. Saham berkualitas lebih sesuai untuk membangun kekayaan dalam jangka panjang.
FAQ seputar cara membedakan saham murah dan saham berkualitas
| Bagaimana cara mengetahui saham yang bagus? | Cara melihat saham yang bagus dengan memeriksa kinerja keuangan perusahaan, melihat pergerakan harga, serta memilih emiten berkapitalisasi besar (blue chip). |
| Apa saja ciri-ciri saham yang murah? | Saham yang murah biasanya memiliki indikator valuasi rendah di bawah nilai wajarnya dan kondisi fundamental solid. |
| Bagaimana cara mengetahui harga saham murah atau mahal? | Menghitung mahal atau murahnya saham dapat dilihat dari rasio valuasinya, bukan harga nominal per lembar sahamnya. |
| Bagaimana cara memeriksa apakah suatu saham bagus atau buruk? | Anda dapat menganalisis aspek fundamental dan teknikal untuk menilai prospek saham di pasar modal. |








