Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Fibonacci Retracement Adalah Alat Analisis Teknikal, Ini Fungsinya

Fibonacci Retracement Adalah Alat Analisis Teknikal, Ini Fungsinya
ilustrasi grafik saham (unsplash.com/Aedrian Salazar)
Intinya Sih

  • Fibonacci retracement memakai rasio 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8%, dan 78,6% untuk mengidentifikasi potensi support-resistance saat harga terkoreksi dalam tren.
  • Trader menarik garis antara swing low dan swing high sesuai arah tren untuk mengamati potensi pantulan, sideways, atau kelanjutan koreksi pada level-level harga.
  • Indikator ini membantu menentukan entry, exit, stop-loss, dan target harga, tetapi akurasinya bergantung pada titik acuan serta kondisi pasar sehingga perlu konfirmasi indikator lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Fibonacci retracement adalah indikator analisis teknikal untuk memperkirakan area support dan resistance. Trader menggunakannya untuk mencari potensi titik koreksi sebelum harga kembali mengikuti tren.

Namun, indikator ini tidak dapat memprediksi arah harga secara pasti. Agar sinyalnya lebih akurat, trader tak jarang mengombinasikannya dengan indikator lain.

Ingin tahu pengertian fibonacci retracement secara lengkap? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa itu fibonacci retracement?

Fibonacci retracement berasal dari deret Fibonacci yang menghasilkan sejumlah rasio matematis. Dalam analisis teknikal, rasio tersebut diterjemahkan menjadi level-level harga untuk mengidentifikasi potensi area support dan resistance ketika terjadi koreksi.

Level yang umum digunakan ialah 23,6 persen, 38,2 persen, 50 persen, 61,8 persen, dan 78,6 persen. Namun, level 50 persen bukan rasio Fibonacci murni, melainkan level tengah yang secara luas digunakan oleh pelaku pasar.

Trader memanfaatkan level tersebut untuk memperkirakan sejauh mana koreksi dapat berlangsung sebelum tren utama berlanjut. Koreksi yang relatif dangkal, misalnya hingga level 23,6 persen atau 38,2 persen, dapat menunjukkan momentum tren masih kuat.

Sebaliknya, koreksi yang lebih dalam, seperti hingga level 61,8 persen atau 78,6 persen, menunjukkan harga telah mengoreksi sebagian besar pergerakan sebelumnya. Iji juga dapat menjadi sinyal untuk mencermati potensi pelemahan atau perubahan tren.

Cara kerja Fibonacci retracement

Penggunaan fibonacci retracement diawali dengan menentukan arah tren. Trader menarik garis dari titik terendah (swing low) ke titik tertinggi (swing high) pada trem naik. Sebaliknya, pada tren turun, garis ditarik dari swing high ke swing low.

Setelah dua titik tersebut ditentukan, platform trading akan menampilkan garis horizontal pada setiap level Fibonacci. Garis inilah yang menjadi acuan untuk melihat kemungkinan reaksi harga.

Jika harga saham naik dari Rp1.000 menjadi Rp1.500, selisih pergerakannya adalah Rp500. Level retracement yang muncul berada di sekitar:

  • 23,6 persen: Rp1.382
  • 38,2 persen: Rp1.309
  • 50 persen: Rp1.250
  • 61,8 persen: Rp1.191
  • 78,6 persen: Rp1.107

Area tersebut menjadi acuan untuk mengamati apakah harga akan memantul, bergerak tanpa tren (sideways), atau melanjutkan koreksi.

Fungsi Fibonacci retracement dalam trading

Fibonacci retracement memiliki beberapa fungsi dalam analisis teknikal, terutama untuk membantu membaca pergerakan harga. Berikut beberapa fungsinya.

  • Mencari titik entry dan exit

Fibonacci retracement kerap digunakan untuk mengidentifikasi area masuk (entry) maupun keluar (exit) yang potensial. Trader umumnya menunggu harga mendekati salah satu level Fibonacci, kemudian mencari konfirmasi tambahan dari indikator lain.

  • Menentukan level stop-loss

Level Fibonacci dapat dijadikan acuan dalam menempatkan stop-loss. Dalam banyak strategi trading, stop-loss dipasang sedikit di luar level Fibonacci terdekat untuk mengantisipasi fluktuasi harga jangka pendek tanpa keluar dari posisi terlalu cepat.

  • Memperkirakan target harga

Selain untuk menentukan area masuk, Fibonacci retracement dapat dikombinasikan dengan Fibonacci extension untuk memperkirakan target harga. Level extension seperti 100 persen, 161,8 persen, dan 261,8 persen kerap digunakan sebagai acuan take profit ketika tren diperkirakan berlanjut.

Kelebihan dan kekurangan fibonacci retracement

Fibonacci retracement banyak digunakan karena mampu mengidentifikasi area support dan resistance potensial pada berbagai kerangka waktu. Indikator ini juga fleksibel karena dapat diterapkan pada berbagai instrumen keuangan, mulai dari saham hingga aset kripto dan forex.

Di sisi lain, akurasi fibonacci retracement bergantung pada pemilihan titik acuan dan kondisi pasar. Saat pasar bergerak sideways atau volatilitas meningkat, level Fibonacci tidak selalu menghasilkan sinyal yang dapat diandalkan. Jadi, tetap memerlukan konfirmasi dari metode analisis teknikal lainnya.

Karena itu, banyak trader menggabungkan fibonacci retracement dengan indikator lain, seperti moving average, RSI, volume perdagangan, maupun pola candlestick. Konfirmasi dari beberapa indikator membantu meningkatkan kualitas analisis sekaligus mengurangi risiko kesalahan.

Indikator teknikal seperti Fibonacci retracement memang berguna untuk membaca potensi pergerakan harga. Namun, keputusan investasi yang lebih komprehensif juga membutuhkan pemahaman tren ekonomi serta strategi pengelolaan portofolio.

Semua itu akan dibahas dalam Fortune Indonesia Investment Forum 2026, forum investasi premium untuk membantu investor memahami tren ekonomi global dan menyusun strategi investasi lebih terarah. Peserta akan mempelajari strategi investasi lintas aset, mulai dari saham, fixed income, kripto dan aset digital, private capital, komoditas, hingga real assets.

Benefit yang didapatkan:

  • Insight dari investor, ekonom, dan investment expert terkemuka.
  • Pembahasan tren ekonomi global serta peluang investasi lintas aset.
  • Networking dengan investor, profesional, dan pelaku industri.
  • Akses rekaman sesi hingga 10 hari (Regular Pass) atau 30 hari (VIP Pass).
  • Langganan Majalah Fortune selama satu tahun.
  • Makan siang dan 2 kali coffee break.
  • Akses ke BaZi Reading booths.
  • Khusus VIP Pass: jalur registrasi eksklusif, tempat duduk premium di barisan depan, akses VIP Lounge, area makan siang eksklusif, serta sesi tanya jawab prioritas dengan para pembicara.

Daftar sekarang dan dapatkan tiket di sini: Fortune Indonesia Investment Forum 2026

FAQ seputar Fibonacci retracement

Apa itu Fibonacci retracement?

Fibonacci retracement adalah indikator teknikal untuk mengidentifikasi area support dan resistance berdasarkan level Fibonacci.

Apa saja level Fibonacci yang paling umum digunakan?

Level yang paling sering digunakan adalah 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8%, dan 78,6%.

Apakah Fibonacci retracement bisa digunakan sendiri?

Tidak, indikator ini umumnya dikombinasikan dengan indikator teknikal lain sebagai konfirmasi sinyal.

Mengapa Fibonacci retracement bisa menghasilkan sinyal yang berbeda?

Karena pemilihan titik swing high dan swing low dapat berbeda pada setiap trader.

Share Article
Editorial Team

Latest in Market

See More