Laju penawaran umum perdana saham di Indonesia melambat sepanjang 2026. Hingga akhir Agustus 2026, sebanyak delapan perusahaan yang masuk ke pasar IPO, mencakup 7 emiten dalam pipeline dan 1 emiten sedang menjalani proses IPO, yaitu PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP).
Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Per akhir Agustus 2025, ada sekitar 22 perusahaan yang melantai di BEI dengan dana dihimpun sebesar Rp10,39 triliun.
Secara keseluruhan, aktivitas IPO berfokus pada bulan April dan Juni sepanjang 2026, sementara bulan lainnya tidak terdapat emiten baru yang tercatat. Pasar IPO 2025 dinilai lebih ramai pada Januari dan Juli, dengan masing-masing bulan menyumbang emiten baru.
Kondisi tersebut menunjukkan pemulihan pasar IPO Indonesia masih terbatas. Di sisi lain, pelaku pasar masih mengamati perkembangan pasar modal nasional.
Apa saja perusahaan yang akan IPO di 2026? | Total ada tujuh perusahaan yang berada dalam antrean (pipeline) untuk melaksanakan penawaran umum perdana per 28 Agustus 2026. |
Apa sektor yang paling banyak dalam pipeline IPO 2026? | Sektor kesehatan mendominasi daftar perusahan yang akan IPO, dengan menempatkan 4 perusahan dari 7 perusahan dalam pipeline. |
Bagaimana cara melihat jadwal IPO terbaru? | Jadwal IPO terbaru dapat diakses dengan mudah melalui situs e-IPO Indonesia atau aplikasi sekuritas secara online. |