Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daftar Perusahaan Akan IPO per 28 Agustus 2026
ilustrasi bursa saham (pexels.com/Pixabay)
  • BEI mencatat tujuh perusahaan berada dalam pipeline IPO per 28 Agustus 2026, didominasi empat perusahaan sektor kesehatan.

  • Hingga tanggal tersebut, tujuh perusahaan telah melantai di BEI dan menghimpun Rp2,16 triliun. Total perusahaan tercatat mencapai 963.

  • Aktivitas IPO 2026 melambat dibanding 2025, sementara penerbitan obligasi dan sukuk menghimpun Rp112 triliun serta right issue Rp15,85 triliun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan ada tujuh perusahaan dalam antrean (pipeline) penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) per 28 Agustus 2026. Pada periode yang sama, tujuh perusahaan telah resmi melantai di BEI dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp2,16 triliun.

“Sampai dengan 28 Agustus 2026, terdapat tujuh perusahaan baru yang mencatatkan saham di BEI dengan total dana dihimpun Rp2,16 triliun,” kata Saidu.

Daftar perusahaan akan IPO per 28 Agustus 2026

Berdasarkan sektornya, perusahaan kesehatan mendominasi pipeline IPO BEI per 28 Agustus 2026. Dari tujuh perusahaan yang masuk dalam antrean IPO, empat di antaranya berasal dari sektor kesehatan. Berikut rinciannya:

  • 4 perusahaan sektor kesehatan

  • 1 perusahaan sektor barang konsumen primer

  • 1 perusahaan sektor energi

  • 1 perusahaan sektor industri.

Berdasarkan klasifikasi aset yang merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017, tujuh perusahaan tersebut terbagi dalam tiga skala aset, yaitu:

  • 2 perusahaan dengan aset skala kecil di bawah Rp50 miliar

  • 2 perusahaan dengan aset skala menengah Rp50 miliar–Rp250 miliar

  • 3 perusahaan dengan aset skala besar di atas Rp250 miliar.

Sementara itu, hingga 28 Agustus 2026, tujuh perusahaan telah resmi mencatatkan saham di BEI dengan total dana IPO mencapai Rp2,16 triliun. Jumlah perusahaan tercatat di BEI mencapai 963 perusahaan.

Penerbitan obligasi dan sukuk

Selain pencatatan saham, BEI juga melaporkan aktivitas penerbitan efek bersifat utang dan sukuk (EBUS) sepanjang 2026. Total ada 122 emisi dari 62 penerbit EBUS dengan total dana yang dihimpun Rp112 triliun.

Terdapat 14 emisi dari 9 penerbit EBUS dari berbagai sektor yang masih berada dalam antrean obligasi, di antaranya:

  • 2 perusahaan dari sektor bahan baku (basic materials)

  • 3 perusahaan dari sektor energi

  • 2 perusahaan dari sektor infrastruktur

  • 2  perusahaan dari sektor industrial

  • 1 perusahaan dari sektor keuangan.

Lebih lanjut, sebanyak 15 perusahaan tercatat telah melaksanakan aksi korporasi berupa right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) hingga 28 Agustus 2026. Total dana yang sukses dikumpulkan mencapai Rp15,85 triliun.

Selain itu, ada satu perusahan dari sektor properti dan real estate dalam antrean untuk melaksanakan right issue dalam pipeline aksi korporasi.

Aktivitas IPO 2026 sedang lesu

Laju penawaran umum perdana saham di Indonesia melambat sepanjang 2026. Hingga akhir Agustus 2026, sebanyak delapan perusahaan yang masuk ke pasar IPO, mencakup 7 emiten dalam pipeline dan 1 emiten sedang menjalani proses IPO, yaitu PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP).

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Per akhir Agustus 2025, ada sekitar 22 perusahaan yang melantai di BEI dengan dana dihimpun sebesar Rp10,39 triliun.

Secara keseluruhan, aktivitas IPO berfokus pada bulan April dan Juni sepanjang 2026, sementara bulan lainnya tidak terdapat emiten baru yang tercatat. Pasar IPO 2025 dinilai lebih ramai pada Januari dan Juli, dengan masing-masing bulan menyumbang emiten baru.

Kondisi tersebut menunjukkan pemulihan pasar IPO Indonesia masih terbatas. Di sisi lain, pelaku pasar masih mengamati perkembangan pasar modal nasional.

FAQ seputar daftar perusahaan akan IPO per 28 Agustus 2026

Apa saja perusahaan yang akan IPO di 2026?

Total ada tujuh perusahaan yang berada dalam antrean (pipeline) untuk melaksanakan penawaran umum perdana per 28 Agustus 2026.

Apa sektor yang paling banyak dalam pipeline IPO 2026?

Sektor kesehatan mendominasi daftar perusahan yang akan IPO, dengan menempatkan 4 perusahan dari 7 perusahan dalam pipeline.

Bagaimana cara melihat jadwal IPO terbaru?

Jadwal IPO terbaru dapat diakses dengan mudah melalui situs e-IPO Indonesia atau aplikasi sekuritas secara online.

Curated For You

Editorial Team

Related Article