Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Darma Henwa (DEWA) Dapat Kontrak US$1,3 Miliar, Garap Tambang Kalsel
Operasional PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (Dok. Website DEWA)
  • PT Darma Henwa Tbk (DEWA) meraih kontrak jasa pertambangan senilai US$1,3 miliar untuk proyek di Pulau Laut, Kalimantan Selatan melalui anak usahanya, PT DH Kontraktama Batubara (DHKB).
  • Kontrak berdurasi lima tahun ini mencakup pekerjaan operasional tambang batubara terbuka, mulai dari perencanaan hingga pengangkutan hasil tambang dengan target produksi hingga 5 juta ton per tahun.
  • Pada kuartal I 2026, DEWA membukukan laba bersih Rp92,7 miliar naik 34,6% YoY meski pendapatan turun 2,21%, sementara sahamnya menguat 2,82% ke level Rp292.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Emiten afilliasi Grup Bakrie, PT Darma Henwa Tbk (DEWA), mendapatkan kontrak jasa pertambangan senilai US$1,3 miliar atau sekitar Rp22 triliun untuk area tambang di Pulau Laut, Kalimantan Selatan.

Secara detail, kontrak itu diraih melalui anak usaha perseroan, PT DH Kontraktama Batubara (DHKB), yang menandatangani Surat Penunjukan dan Perintah Kerja (SPPK) dengan PT Sebuku Sejaka Coal (SSC). Jangka waktu pelaksanaan proyek adalah 5 tahun atau hingga berakhirnya izin konsesi.

"Penandatanganan SPPK tersebut berdampak positif terhadap kondisi keuangan dan kelangsungan usaha perseroan ke depan," kata Director & Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi dalam keterbukaan informasi, Rabu (1/7).

Sebagai konteks, volume produksi waste removal diproyeksi mencapai hingga 55 juta bcm per tahun, sedangkan produksi batu bara hingga 5 juta ton per tahun.

Dalam kesepakatan tersebut, DHKB akan secara eksklusif melaksanakan pekerjaan operasional penambangan di area ambang pit SSC (lokasi penambangan batu bara terbuka atau open-pit), dengan ruang lingkup pekerjaan, antara lain:

  • Melakukan perencanaan tambang;

  • Melakukan pembukaan lahan, serta pengupasan, pemindahan, dan penyimpanan tanah penutup;

  • Melaksanakan pengupasan lapisan penutup;

  • Melakukan penambangan batu bara;

  • Melakukan pemuatan dan pengangkutan batu bara;

  • Memelihara jalan angkut baru bara; dan

  • Layanan lainnya.

Lebih lanjut, DKHB dan SSC sendiri meneken SPPK terkait kontrak tersebut pada 29 Juni 2026.

Terkait kinerja, DEWA mencatatkan laba bersih senilai Rp92,7 miliar pada kuartal-I 2026. Angka itu meningkat 34,6 persen (YoY). Pertumbuhan laba itu diraih di tengah pendapatan yang turun 2,21 persen (YoY) menjadi Rp1,54 triliun.

Saham DEWA menguat 2,82 persen ke Rp292 pada akhir perdagangan Rabu. Dikutip dari IDX Mobile, volume transaksinya mencapai 719 juta saham, dengan nilai transaksi Rp208 miliar, serta frekuensi transaksi 27.400 kali.

Editorial Team

Related Article