- Penempatan kas dan setara kas, deposito berjangka, portofolio efek;
- Biaya yang masih harus dibayar;
- Investasi jangka pndek dan lain-lain yang berkaitan dengan modal kerja dan biaya operasional kegiatan usaha;
- Biaya operasional seperti beban usaha terkait kegiatan operasional.
Emiten PADI Rights Issue Setara Rp113,07 Miliar, Perkuat Modal Kerja

- PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) akan melakukan rights issue senilai maksimal Rp113,07 miliar dengan menawarkan hingga 2,26 miliar saham baru bernilai nominal Rp25 per saham.
- Dana hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat modal kerja, termasuk penempatan kas, investasi jangka pendek, serta pembiayaan operasional dan beban usaha perusahaan.
- Aksi korporasi ini tidak memiliki pembeli siaga dan dijadwalkan berlangsung antara Juni hingga Juli 2026, dengan periode perdagangan HMETD pada 14–27 Juli 2026.
Jakarta, FORTUNE - PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) berencana menambah modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue atau PMHMETD). Lewat PMHMETD I itu, target dana maksimal yang dihimpun adalah Rp113,07 miliar.
PADI akan menawarkan sebanyak-banyaknya 2,26 miliar saham atau 16,67 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I. Nilai nominalnya adalah Rp25 per saham, sedangkan harga pelaksanaannya Rp50 per saham.
"Setiap pemegang 5 saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada tanggal 10 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD," demikian dikutip dari keterbukaan informasi PADI, Rabu (1/7).
Seluruh dana dari hasil rights issue akan PADI gunakan untuk memperkuat modal kerja perseroan. Dengan alokasi, antara lain:
Rights issue tersebut tidak memiliki pembeli siaga atau standby buyer. Jika nantinya saham baru yang ditawarkan dalam aksi tersebut tidak seluruhnya dilaksanakan oleh pemegang HMETD dan tidak ada pemesanan saham tambahan, maka seluruhnya akan kembali menjadi saham portepel perseroan.
Secara lengkap, berikut ini jadwal rights issue PADI:
- RUPSLB: 1 Oktober 2025.
- Indikasi tanggal efektif: 30 Juni 2026.
- Tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD (cum right):
- Pasar reguler dan pasar negosiasi: 8 Juli 2026.
- Pasar tunai: 10 Juli 2026.
- Tanggal mulai perdagangan saham tanpa HMETD (ex-right):
- Pasar reguler dan pasar negosiasi: 9 Juli 2026.
- Pasar tunai: 13 Juli 2026.
- Daftar Pemegang saham yang berhak memperoleh HMETD: 10 Juli 2026.
- Distribusi sertifikat HMETD: 13 Juli 2026.
- Pencatatan efek di BEI: 14 Juli 2026.
- Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD: 14 Juli-27 Juli 2026.
- Periode penyerahan saham baru hasil pelaksanaan HMETD: 16 Juli-29 Juli 2026.
- Tanggal terakhir pembayaran HMETD: 27 Juli 2026.
- Tanggal terakhir pembayaran pemesanan saham tambahan: 29 Juli 2026.
- Penjatahan pemesanan saham tambahan: 30 Juli 2026.
- Pengembalian uang pemesanan saham tambahan: 31 Juli 2026.











