Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Daftar Perusahaan yang Akan IPO di BEI hingga Juni 2026

Daftar Perusahaan yang Akan IPO di BEI hingga Juni 2026
ilustrasi saham (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
  • BEI mencatat delapan perusahaan dalam pipeline IPO hingga Juni 2026, dengan enam di antaranya memiliki aset di atas Rp250 miliar.
  • Sektor healthcare mendominasi antrean IPO dengan empat calon emiten, disusul sektor consumer non-cyclicals, consumer cyclicals, dan infrastruktur.
  • Selain IPO, BEI juga mencatat penerbitan 71 emisi obligasi senilai Rp76,09 triliun serta beberapa aksi korporasi rights issue dari berbagai sektor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat masih ada delapan perusahaan dalam pipeline pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) hingga akhir Juni 2026. Calon emiten tersebut berasal dari beberapa sektor usaha, dengan sektor kesehatan menjadi kontributor terbesar dalam antrean IPO.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyampaikan delapan perusahaan tersebut tengah berada dalam proses menuju pencatatan saham di pasar modal Indonesia. Dari jumlah itu, enam perusahaan masuk kategori aset skala besar dengan nilai aset di atas Rp250 miliar.

“Hingga saat ini, terdapat 8 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ujar Nyoman dalam keterangannya, dikutip Selasa (30/6).

  1. Daftar perusahaan yang akan IPO di BEI

    Delapan calon emiten yang masuk daftar pipeline BEI berasal dari sektor yang beragam. Komposisinya terdiri dari empat perusahaan sektor healthcare, dua perusahaan consumer non-cyclicals, satu perusahaan consumer cyclicals, serta satu perusahaan infrastruktur.

    Dari sisi tahapan, sebagian perusahaan telah memperoleh persetujuan prinsip dari BEI dan memasuki proses bookbuilding. Sementara itu, beberapa calon emiten lainnya masih menjalani tahap evaluasi, penelaahan dokumen, hingga proses persetujuan prinsip.

    Berikut beberapa perusahaan yang berada dalam antrean IPO BEI:

    Tabel perusahaan yang akan IPO di BEI hingga akhir Juni

    Perusahaan

    Sektor

    Harga penawaran per saham

    Jumlah yang ditawarkan

    PT Bach Multi Global Tbk. (BACH)

    Industri

    Rp400–Rp500

    6.150.000 lot

    PT Esa Medika Mandiri Tbk. (EMMI)

    Healthcare

    Rp446–Rp515

    5.228.570 lot

    PT Niramas Utama Tbk. (JELI) 

    Consumer Non-Cyclicals

    Rp900–Rp1.120

    3.500.000 lot

    PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX)

    Healthcare

    Rp1.200–Rp1.400

    4.879.835 lot

    PT Prodia Diagnostic Line Tbk. (PRDL)

    Healthcare

    Rp100–Rp120

    5.229.000 lot

    PT Rans Entertainment Indonesia Tbk. (RANS)

    Consumer Cyclicals

    Rp135–Rp170

    25.250.000 lot

    Selain enam nama tersebut, BEI mencatat masih terdapat dua perusahaan lain yang berada dalam proses evaluasi dan penelaahan dokumen. Kedua perusahaan tersebut berasal dari sektor healthcare dan consumer non-cyclicals.

  2. Healthcare mendominasi pipeline IPO 2026

    Dari delapan perusahaan yang berada dalam antrean, sektor healthcare menjadi kelompok terbesar dengan jumlah empat perusahaan. Sektor ini mencakup perusahaan yang bergerak dalam layanan kesehatan dan produk pendukungnya.

    Sementara itu, sektor consumer non-cyclicals menyumbang dua calon emiten. Sektor consumer cyclicals dan infrastruktur masing-masing memiliki satu perusahaan dalam pipeline pencatatan saham.

    BEI juga mencatat adanya perbedaan skala aset dari calon emiten tersebut. Sebanyak enam perusahaan memiliki aset di atas Rp250 miliar, satu perusahaan memiliki aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, dan satu perusahaan memiliki aset di bawah Rp50 miliar.

    Hingga 26 Juni 2026, BEI baru mencatat satu perusahaan yang resmi melantai di bursa dengan dana yang dihimpun sekitar Rp300 miliar, yakni PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA).

  3. Aktivitas pasar modal tidak hanya dari IPO

    Selain pencatatan saham baru, BEI juga mencatat aktivitas penghimpunan dana melalui instrumen lain. Hingga akhir Juni 2026, terdapat penerbitan 71 emisi obligasi dari 43 penerbit dengan total nilai penghimpunan dana mencapai Rp76,09 triliun.

    Di sisi lain, masih terdapat 48 emisi dari 33 penerbit yang berada dalam pipeline penerbitan obligasi. Sektor keuangan menjadi salah satu sektor dengan jumlah calon penerbit terbesar, diikuti sektor infrastruktur, basic materials, dan energi.

    Untuk aksi korporasi rights issue, BEI mencatat 4 perusahaan telah menerbitkan saham baru dengan total nilai Rp3,89 triliun. Sementara itu, masih terdapat satu perusahaan dari sektor properti dan real estat yang berada dalam antrean rights issue.

    FAQ seputar perusahaan yang akan IPO

    Berapa jumlah perusahaan yang akan IPO di BEI hingga akhir Juni 2026?

    Terdapat delapan perusahaan yang masuk pipeline IPO BEI.

    Sektor apa yang mendominasi calon emiten IPO terbaru?

    Sektor healthcare mendominasi dengan empat perusahaan.

    Berapa perusahaan yang sudah resmi IPO hingga 26 Juni 2026?

    BEI mencatat satu perusahaan telah resmi melantai dengan dana dihimpun sekitar Rp300 miliar, yakni PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA).

    Apakah semua calon IPO sudah masuk tahap bookbuilding?

    Belum, sebagian masih berada dalam tahap evaluasi dan penelaahan dokumen.

Share Article
Editorial Team

Latest in Market

See More