Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi harga emas di pasar domestik dan global. Pada Jumat (23/10), harga emas Antam turun Rp10.000 menjadi Rp2.540.000 per gram. Harga i juga melemah Rp30.000 menjadi Rp2.335.000 per gram.
Penurunan tersebut terjadi di tengah pelemahan harga emas dunia. Pada perdagangan Kamis (22/10), harga emas spot ditutup pada level 4.022 dolar AS per troy ons, turun 2,83 persen sekaligus menyentuh level terendah sejak 20 Juli 2026.
Pelemahan harga emas berlangsung ketika harga minyak Brent naik menjadi 113,22 dolar AS per barel akibat serangan terhadap fasilitas energi di Arab Saudi. Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran terhadap inflasi yang berpotensi mendorong bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), menaikkan suku bunga.
Berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan Desember mencapai 74,8 persen. Ekspektasi tersebut dapat menekan harga emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil berupa bunga. Jadi, emas cenderung kurang menarik ketika suku bunga meningkat.
Meski demikian, perubahan harga emas dunia tidak selalu langsung tercermin pada harga emas perhiasan. Harga jual di setiap toko juga bergantung pada kadar kemurnian, berat, biaya pembuatan, dan desain. Karena itu, pembeli perlu memeriksa harga terbaru sebelum bertransaksi.
Demikian harga emas perhiasan hari ini, 23 Oktober 2026, yang bisa jadi pertimbangan.
Berapa harga emas 24 karat di Laku Emas? | Harga emas 24 karat di Laku Emas mencapai Rp2.119.000 per gram pada 23 Oktober 2026. |
Berapa harga emas 1 gram di Semar Nusantara? | Harga emas ukuran 1 gram di Semar Nusantara mencapai Rp2.424.000. |
Berapa harga emas 22 karat di HRTA? | Harga emas 22 karat di HRTA tercatat Rp2.505.000. |
Berapa harga buyback emas di Raja Emas? | Harga buyback yang tersedia berkisar Rp2.100.000 hingga Rp2.308.000 per gram. |
Kenapa harga emas perhiasan hari ini turun? | Harga emas tertekan oleh penurunan harga emas global dan ekspektasi kenaikan suku bunga. |