Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan konsolidasi pada perdagangan Kamis (10/9), setelah ditutup terkoreksi 0,12 persen ke level 6.678.
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, mengatakan, secara teknikal, pelemahan IHSG kemarin utamanya disebabkan oleh rejection di level psikologis 6.700 dan aksi profit taking setelah penguatan sebelumnya.
Sentimen eksternal masih mixed, terutama dari eskalasi konflik Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak, sementara penguatan sejumlah komoditas seperti coal dan copper masih menjadi katalis positif bagi saham berbasis komoditas. "Dari domestik, sentimen cukup terbantu oleh kenaikan consumer confidence Indonesia ke 118,5 pada Agustus," kata Reza.
BRIDS memproyeksikan IHSG masih cenderung konsolidasi di kisaran 6.600–6.720. Support terdekat berada di 6.600, sementara resistance di 6.700. Selama 6.600 masih bertahan, peluang IHSG untuk kembali menguji 6.700 masih terbuka
Sentimen akan banyak dipengaruhi perkembangan Timur Tengah dan pergerakan harga komoditas, khususnya minyak dan batu bara. Investor juga akan mencermati data Retail Sales Indonesia Juli yang diperkirakan -3,3 persen (YoY), serta data US PPI dan CPI pekan ini yang akan menjadi perhatian terkait ekspektasi arah suku bunga The Fed.
Daftar saham pilihan tim BRIDS hari ini adalah TOWR, PTBA, dan ANTM.
Sementara itu, Kiwoom Research menambahkan, sentimen domestik membaik dengan Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Agustus 2026 yang mencapai level tertinggi selama tiga bulan terakhir. Itu didukung oleh kondisi keuangan rumah tangga dan prospek ekonomi yang lebih positif.
Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia, mengatakan, secara teknikal, IHSG berpeluang kembali menguat dan menguji gap 6.723, dengan target selanjutnya di 6.787 hingga 6.858 jika berhasil breakout.
"Sebaliknya, koreksi lanjutan berpotensi membawa indeks menguji support 6.636, 6.605 (EMA10), hingga 6.566," kata Liza.
Saham-saham yang ia soroti hari ini adalah BUKA, ELSA, ICBP, dan MEDC.
