Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Laba Petrosea Melonjak 902,5 Persen, Apa Pendorongnya?
PT Petrosea Tbk menerbitkan obligasi dan sukuk berkelanjutan tahap I 2024, Senin (16/12).
  • Petrosea membukukan laba US$10,78 juta pada semester I 2026, melonjak 902,5% secara tahunan, seiring pendapatan naik 59% menjadi US$543,98 juta.
  • Pendapatan terbesar berasal dari penambangan US$300,43 juta dan konstruksi-rekayasa US$196,56 juta, sementara beban usaha meningkat menjadi US$496,96 juta.
  • Laba terdorong pembalikan pos lain-lain menjadi untung US$15,03 juta serta laba operasi dihentikan US$7,62 juta; aset akhir Juni tercatat US$1,52 miliar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatatkan laba senilai US$10,78 juta pada semester-I 2026, melesat 902,5 persen dari US$1,07 juta pada periode yang sama di 2025.

Kenaikan laba bersih tersebut dibarengi dengan pertumbuhan pendapatan sekitar 59 persen (YoY) dari US$340,94 juta menjadi US$543,98 juta.

Secara detail, pendapatan Petrosea berasal dari segmen penambangan (US$300,43 juta); konstruksi dan rekayasa (US$196,56 juta); EPCI-minyak bumi dan gas lepas pantai (US$28,21 juta); jasa (US$17,82 juta); dan segmen lain senilai US$944.000.

Sejalan dengan itu, PTRO pun melaporkan peningkatan di beberapa pos beban. Beban usaha perseroan melonjak dari US$292,64 juta menjadi US$496,96 juta. Beban penjualan dan administrasi tumbuh menjadi US$20,07 juta dari sebelumnya US$15,41 juta. Begitu juga dengan beban bunga dan keuangan yang naik menjadi US$33,43 juta dari sebelumnya US$20,78 juta. Beban pajak final juga meningkat ke US$5,36 juta.

Di sisi lain, penghasilan bunga PTRO menurun dari US$1,67 juta menjadi US$1,09 juta.

Laba kotor PTRO pun terkoreksi menjadi US$47,03 juta, dari sebelumnya US$48,3 juta.

Kendati begitu, keuntungan dan kerugian lain-lain PTRO berbalik arah dari rugi US$3,36 juta pada semester-I 2025, menjadi keuntungan US$15,03 juta pada periode yang sama tahun ini. Laba sebelum pajak dari operasi yang dilanjutkan pun menurun dari US$7,85 juta menjadi US$4,27 juta.

Dikurangi beban pajak penghasilan senilai US$2,72 juta, laba periode yang berjalan dari operasi yang dilanjutkan PTRO mencapai US$1,55 juta, lebih rendah dari periode yang sama di 2025, yakni US$4,13 juta.

Akan tetapi, PTRO mencatatkan laba senilai US$7,62 juta dari operasi yang dihentikan. Itu berbanding terbalik dengan kerugian senilai US$2,84 juta pada pos tersebut di enam bulan pertama 2025.

Dari segi neraca, perseroan membukukan aset sejumlah US$1,52 miliar per akhir Juni 2026, turun dari US$1,58 miliar pada akhir Desember 2025. Liabilitas dan ekuitas perseroan masing-masing mencapai US$1,2 miliar dan US$321,28 juta.

Curated For You

Editorial Team

Related Article