Comscore Tracker
MARKET

Rambah Mobil Listrik, Indika Bikin Usaha Bareng Foxteq Singapore

Struktur modal entitas patungan mencapai Rp65 miliar.

Rambah Mobil Listrik, Indika Bikin Usaha Bareng Foxteq SingaporeIlustrasi mobil listrik. (Pixabay)

by Luky Maulana Firmansyah

Jakarta, FORTUNE – PT Indika Energy Tbk mengumumkan aksi korporasi ekspansi usaha ke sektor kendaraan listrik. Perusahaan energi ini menyatakan telah membentuk usaha patungan bersama Foxteq Singapore Pte. Ltd.

Menurut keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Indika pada Kamis (22/9), melalui anak usaha yang secara langsung maupun tidak langsung dimiliki 100 persen oleh perusahaan, yakni PT Mitra Motor Group, telah mendirikan perusahaan patungan bersama Foxteq Singapore.

Corporate Secretary Indika Energy, Adi Pramono, menyatakan entitas baru ini bernama PT Foxconn Indika Motor (FIM).

Menurutnya, pendirian FIM tersebut telah dinyatakan dalam Akta Pendirian No. 19 tertanggal 22 September 2022 yang dibuat di hadapan Ungke Mulawanti, SH., M.Kn., Notaris di Bekasi.

Perusahaan dimaksud telah beroleh pengesahan sebagai badan hukum oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik melalui Surat Keputusan No. 0065652.AH.01.01.Tahun 2022 tanggal 2 September 2022.

“FIM akan melakukan kegiatan manufaktur untuk kendaraan listrik komersial dan baterai elektrik,” demikian pernyataan manajemen Indika, Jumat (23/9).

Foxteq merupakan perseroan yang berbasis di Singapura dengan kegiatan usaha manufaktur suku cadang serta aksesori kendaraan bermotor.

Kegiatan usaha

Ilustrasi mobil listrik.

Foxconn Indika Motor (FIM) memiliki struktur kepemilikan modal dengan 60 persen di antaranya digenggam oleh Mitra Motor Group. Angka ini setara dengan jumlah modal mencapai Rp39 miliar.

Sedangkan, Foxconn menguasai 40 persen saham FIM atau setara dengan Rp29 miliar. Dengan demikian, total struktur kepemilikan modal adalah Rp65 miliar.

“Penyertaan saham MMG dalam FIM merupakan langkah perseroan secara grup untuk melakukan ekspansi usaha ke sektor kendaraan listrik, khususnya kendaraan listrik roda empat, di Indonesia,” katanya,

Foxconn Indika Motor akan memiliki sejumlah kegiatan usaha, yakni melakukan kegiatan manufaktur kendaraan bermotor roda empat atau lebih serta manufaktur batu baterai, dan memberikan jasa konsultasi manajemen.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Jumat (23/9) ini, saham Indika Energy menguat 5,14 persen menjadi Rp3.270 per saham. Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun (year-to-date/ytd), nilai sahamnya melaju 121,69 persen.

Motor listrik

PT Ilectra Motor Group (IMG), resmi memperkenalkan produk motor listriknya dalam GIASS 2022 di Hall 3A ICE BSD, Tangerang, Kamis (11/8). Kendaraan listrik roda dua itu diluncurkan dengan merek ALVA yang memiliki lima opsi warna.

Presiden Direktur PT Ilectra Motor Group (IMG), Purbaja Pantja, mengatakan potensi yang besar mengenai perkembangan kendaraan listrik di Indonesia menjadi momentum tepat bagi perusahaannya untuk memperkenalkan ALVA ONE, motor generasi pertama ALVA.

“Kehadiran ALVA di industri kendaraan roda dua berbasis listrik bukan hanya sekedar menghadirkan produk motor listriknya saja, melainkan untuk menghadirkan lifestyle mobility solution dengan menghadirkan aplikasi yang terhubung dengan motornya,” ujar Purbaja dalam peluncuran ALVA GIASS kemarin, Kamis (11/8).

Managing Director IMG, Rainer Haryanto, menuturkan motor listrik ALVA akan dilego Rp34,99 juta per unitnya. Untuk mendukung penjualan tersebut pihaknya juga telah bekerja sama dengan dua perusahaan leasing, termasuk dari bank mandiri. 

“Sekarang kami lagi bangun di center factory kami, di Delta Silicon Industrial Park (Cikarang, Jawa Barat), dengan kemampuan produksi kita 150.000 unit per tahun,” kata Rainer.

Related Articles