Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BMKS Hadir, OJK Ungkap Nasib JFX dan ICDX
Sarjito Resmi Dilantik Jadi Kepala BMKS OJK. (Dok/Istimewa).
  • OJK belum mengungkap posisi BMKS terhadap JFX dan ICDX yang telah beroperasi.
  • Ekosistem perdagangan yang berjalan akan dievaluasi untuk mengidentifikasi kelemahan dan menentukan perbaikan.
  • OJK akan melakukan sosialisasi bertahap kepada pelaku usaha terkait perdagangan komoditas strategis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah OJK mengevaluasi bursa komoditas sebelum BMKS berjalan?
Vote Now
Rabu (9/9)

Sarjito menyampaikan OJK akan mengevaluasi ekosistem perdagangan yang telah berjalan. Ia juga mengatakan posisi JFX dan ICDX setelah BMKS beroperasi belum dijelaskan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah OJK mengevaluasi bursa komoditas sebelum BMKS berjalan?
Vote Now
  • What?
    OJK membentuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) dan belum mengungkap posisinya terhadap JFX serta ICDX.
  • Who?
    OJK, Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK Sarjito, Jakarta Futures Exchange (JFX), dan Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX).
  • Where?
    Sarjito menyampaikan pernyataan usai pelantikan di Gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta.
  • When?
    Rabu (9/9), setelah pelantikan di Gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta.
  • Why?
    OJK berfokus memastikan negara memiliki kontrol terhadap ekosistem perdagangan komoditas strategis.
  • How?
    OJK akan mengevaluasi ekosistem perdagangan, mengidentifikasi kelemahan, menentukan perbaikan, dan melakukan sosialisasi bertahap kepada pelaku usaha.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah OJK mengevaluasi bursa komoditas sebelum BMKS berjalan?
Vote Now

OJK punya bursa baru bernama BMKS. Pak Sarjito bilang OJK mau melihat dulu perdagangan komoditas yang sudah ada, termasuk JFX dan ICDX. Mereka akan mencari bagian yang lemah dan yang bisa diperbaiki. Sekarang OJK juga akan mengenalkan BMKS pelan-pelan kepada pelaku usaha. Posisi JFX dan ICDX nanti belum pasti.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah OJK mengevaluasi bursa komoditas sebelum BMKS berjalan?
Vote Now

Pendekatan OJK yang mengevaluasi ekosistem perdagangan sebelum menentukan perbaikan menunjukkan adanya perhatian terhadap bursa komoditas yang telah berjalan. Sosialisasi bertahap kepada pelaku usaha juga selaras dengan fokus OJK untuk memastikan negara memiliki kontrol atas ekosistem perdagangan komoditas strategis, tanpa seluruh aktivitas perdagangan dijalankan pemerintah secara langsung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah OJK mengevaluasi bursa komoditas sebelum BMKS berjalan?
Vote Now

Jakarta, Fortune - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap posisi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) terhadap bursa komoditas swasta yang telah beroperasi, yakni Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX).

Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) OJK, Sarjito mengatakan pembentukan BMKS tidak serta-merta mengabaikan keberadaan bursa komoditas yang telah beroperasi.

OJK akan terlebih dahulu mengevaluasi ekosistem perdagangan yang sudah berjalan untuk mengidentifikasi kelemahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan ke depan.

"Karena kita bursa baru, nanti kita lihat, analisis yang dulu tradisional SWOT, apa saja kelemahannya dan apa yang kita bisa perbaiki?," ujar Sarjito usai pelantikan di Gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta, Rabu (9/9).

Meski demikian, Sarjito belum menjelaskan lebih lanjut mengenai posisi JFX dan ICDX nantinya setelah BMKS mulai beroperasi. "Nanti lihat nanti," kata dia.

Sementara terkait pembentukan harga acuan, ia juga enggan mengungkap lebih detail terkait mekanismenya karena hal tersebut masih dipersiapkan.

BMKS akan melibatkan berbagai institusi dengan kompleksitas yang tinggi. Ia membandingkan ekosistem BMKS akan lebih rumit ketimbang bursa saham karena memiliki dampak lebih luas terhadap negara.

"Kalau misalnya transfer pricing isunya kalau related party transaction di bursa saham. Itu yang dirugikan cuma pemegang saham minoritas atau independen. Tetapi ini negara," katanya.

OJK secara bertahap akan melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha berlandaskan amanat Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 mengenai penguasaan negara atas sumber daya alam.

Dia menekankan, penguasaan negara atas sumber daya alam tidak berarti seluruh aktivitas perdagangan komoditas harus dijalankan pemerintah secara langsung.

Dengan demikian, fokus utamanya tak lain memastikan negara memiliki kontrol terhadap ekosistem perdagangan komoditas strategis.

Sampaikan pandanganmu tentang evaluasi BMKS

Perlukah OJK mengevaluasi bursa komoditas sebelum BMKS berjalan?

See More

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article