Jakarta, FORTUNE — Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap menambahkan 37 emiten ke dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi. Dengan penambahan tersebut, total terdapat 51 saham yang kini masuk daftar HSC berdasarkan evaluasi terbaru.
Masuknya saham ke dalam kategori HSC membuat emiten tidak dapat menjadi konstituen indeks utama BEI, seperti LQ45, IDX30, dan IDX80. Di antara daftar terbaru, terdapat sejumlah saham perbankan yang ikut masuk kategori tersebut.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan penambahan saham baru merupakan hasil evaluasi berdasarkan metodologi HSC yang disempurnakan.
"Kami akan segera mengumumkan ada 37 saham baru masuk dalam kriteria high shareholding concentration, sehingga total saham yang ada di dalam high shareholding concentration akan menjadi 51 saham," ujar Jeffrey dalam keterangannya, dikutip Rabu (15/7).
