Pihak manajemen Multipolar Technology menjelaskan stock split dilakukan agar harga saham lebih terjangkau. Aksi korporasi itu diharapkan menarik lebih banyak investor ritel dan meningkatkan jumlah pemegang saham MLPT.
“Pemecahan saham dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan serta menjadikan harga saham perseroan lebih terjangkau bagi investor ritel,” ungkap pihak manajemen.
Langkah strategis tersebut menjadikan setiap satu saham lama dipecah menjadi 25 saham baru. Artinya, jumlah saham yang beredar meningkat dari 1,875 miliar saham menjadi 46,875 miliar lembar saham.
Pemecahan saham MLPT juga dinilai dapat membantu mengendalikan volatilitas harga saham dan meningkatkan daya saing perseroan di pasar modal.
Lebih lanjut, pihak manajemen menambahkan aksi stock split tidak mengubah nilai ekonomi maupun hak kepemilikan pemegang saham. Langkah ini dilakukan sebagai upaya penyesuaian secara proporsional lewat rasio pemecahan saham.
Kenapa Multipolar Technology (MLPT) melakukan stock split? | Tujuannya untuk meningkatkan likuiditas perdagangan, menjadikan harga saham lebih terjangkau. |
Berapa harga teoritis saham MLPT setelah stock split? | Harga teoritis saham MLPT ditetapkan sebesar Rp1.040 per saham untuk pasar reguler dan negosiasi. |
Kapan harga baru hasil stock split mulai efektif di bursa? | Penyesuaian harga teoritis dan perdagangan dengan nilai baru telah efektif dimulai pada 21 Juli 2026. |
Apakah nilai investasi saham MLPT berubah? | Tidak berubah. Jumlah lembar saham akan bertambah 25 kali lipat, tetapi harga sahamnya juga akan disesuaikan dengan rasio pemecahan dari harga sebelumnya. |