MARKET

Daftar Emiten yang IPO di Januari dan Harga Bookbuilding

Ini 7 emiten yang IPO di Januari 2024.

Daftar Emiten yang IPO di Januari dan Harga BookbuildingIlustrasi IPO. (Flickr)
19 December 2023
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Bursa Efek Indonesia akan kedatangan setidaknya tujuh emiten baru di Januari 2024. Mereka akan menggelar Initial Publik Offering (IPO).

Ketujuh perusahaan itu berasal dari berbagai sektor, yang di antaranya mencakup basic materials, energi, infrastruktur, hingga consumer cyclicals.

Nama-nama calon emitennya, yakni: PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO), PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE), PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), dan PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS).

Bagaimana perincian mengenai kisaran harga penawaran masing-masing perusahaan itu? Lalu, seperti apa profil setiap calon pendatang baru di pasar modal tersebut? Berikut ini ulasan informasinya.

Daftar emiten yang IPO di Januari

  • PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS)

Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi gas alam ini dijadwalkan mencatatkan saham dan Waran Seri I di BEI pada 8 Januari 2024. Hingga Selasa (19/12), masa penawaran awalnya masih berlangsung. CGAS menawarkan 5,31 juta lot saham dengan rentang harga penawaran Rp284 sampai dengan Rp338.

Sebelum akan berlanjut ke estimasi tanggal efektif (29 Desember 2023), penawaran umum (2-4 Januari 2024), penjatahan (4 Januari 2024), dan distribusi saham (5 Januari 2024).

  • PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI)

ASLI bergerak di sektor infrastruktur, subsektor alat berat dan teknik sipil. Tepatnya di bidang kontraktor general, khususnya pekerjaan pondasi, erection, dan bekisting.

Total saham yang ditawarkan oleh ASLI mencapai 12,50 juta lot dengan harga penawaran Rp100-Rp130. Jadwal pencatatan sahamnya juga jatuh pada 5 Januari 2024, seperti CGAS.

  • PT Manggung Polahraya Tbk (MANG)

Manggung Polahraya pun berbisnis di bidang sektor infrastruktur, tepatnya jasa konstruksi gedung; pembangunan infrastruktur jalan; produksi aspal hot mix dan beton ready mix. Perusahaan melepas 7,62 juta lot saham ke publik, dengan harga penawaran awal Rp90 sampai dengan Rp110.

Pencatatan saham akan dilakukan pada 11 Januari 2024, setelah melewati rangkaian fase dari penawaran awal, penawaran umum, hingga distribusi.

  • PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA)

MSJA menjalankan usaha di bidang industri nonwoven, bagian dari subsektor produk perawatan personal dari sektor consumer non-cyclicals. Sahamnya baru resmi dicatatkan ke BEI pada 10 Januari 2024. Perusahaan menawarkan maksimal 8,82 juta lot dengan harga penawaran awal Rp250-Rp350.

Perusahaan itu menjalankan kegiatan usaha diatas lahan produksi seluas ±150.000 meter persegi dengan mempekerjakan lebih dari 700 pekerja dengan sistem 4 pengelompokan rotasi sehingga memungkinkan lini produksi berjalan terus selama 24 jam. Sampai saat ini, lini produksi Perseroan memiliki 12 (dua belas) lini produksi yang terdiri atas:

- 9 lini produksi dengan teknologi Spunbond dan Spunmelt.

- 3 lini produksi dengan teknologi Meltblown.

- 1 lini produksi dengan teknologi Needlepunch.

  • PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE)

Calon emiten yang bergerak di sektor bahan baku ini bergerak di bidang usaha perdagangan bahan kimia khusus untuk bahan baku makanan dan minuman, serta perawatan diri dan kimia industri. Pencatatan juga akan digelar pada 10 Januari 2024.

Total saham yang dijual ke publik mencapai 5,65 juta lot. Harga penawara awal berkisar di antara Rp175 sampai Rp190.

  • PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE)

PT Adhi Kartiko Pratama Tbk berdiri pada 2008 dan menggarap bidang usaha pertambangan bijih nikel. Perusahaan menawarkan 12,16 juta lot saham dengan harga penawaran awal Rp430-Rp530.

  • PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO)

PT Samcro Hyosung Adilestari memproduksi berbagai produk berupa perekat hook dan loop (magic tape)  serta webbing tape. Harga penawaran awalnya adalah Rp103 sampai Rp108. Sementara itu, total saham ditawarkan mencapai 6,93 juta lot.

Demikian daftar perusahaan yang IPO pada Januari 2024. Sebaiknya selalu tinjau fundamental lebih dahulu sebelum lakukan pembelian.

Related Topics