Comscore Tracker
MARKET

IHSG Ditutup Menguat Usai BI Naikkan Suku Bunga

BI kembali menaikkan suku bunga acuan 50 bps menjadi 5,25%.

IHSG Ditutup Menguat Usai BI Naikkan Suku BungaProyeksi pergerakan IHSG. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

by Tanayastri Dini Isna KH

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat usai terkoreksi sepanjang sesi pagi hari ini. Pada akhir perdagangan Kamis (17/11), IHSG ditutup menguat 0,44 persen ke level 7.044,98 usai Bank Indonesia menaikkan suku bunga, sesuai perkiraan konsensus.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia hari ini memutuskkan menaikkan suku bunga 50 basis poin menjadi 5,25 persen. “Hal itu menjadi sentimen positif bagi IHSG,” tulis Indo Premier dalam risetnya. 

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG cenderung bergerak bervariasi, sebelum akhirnya berhasil ditutu ke zona hijau. Pelemahan di sesi awal hari ini terjadi karena koreksi bursa Wall Street, serta penurunan mayoritas harga komoditas. Lalu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika pun terkoreksi 0,40 persen ke level Rp15.663.

Data perdagangan bursa hari ini

Mengutip RTI Business, seiring dengan menghijaunya bursa di akhir perdagangan, terpantau ada 243 saham turut naik, sedangkan total saham terkoreksi mencapai 272 dan188 lainnya stagnan. Kapitalisasi pasar hari ini mencapai Rp9.463,15 triliun.

Sementara itu, volume saham yang diperdagangkan hari ini tercatat mencapai Rp21.761 miliar dengan nilai transaksinya Rp11.831 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 1.203,29 kali.

Sejumlah saham yang menjadi penggerak IHSG sampai menguat, yakni PT Pan Brothers Tbk (PBRX), PT MD Pictures Tbk (FILM), PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Paninvest Tbk (PNLF), PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS), PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA), PT Cahayaputra Asia Keramik Tbk (CAKK), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI), dan masih banyak lagi.

Adapun, saham-saham yang membebani IHSG hari ini, meliputi PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), dan lain-lain.

Related Articles