Tarif Visa on Arrival bagi pemegang paspor Indonesia bervariasi sesuai dengan kebijakan masing-masing negara. Biasanya, biaya ini berkisar antara puluhan hingga ratusan dolar AS atau dengan mata uang yang diizinkan.
Negara Nepal membebankan tarif VoA sebesar 125 dolar AS untuk jangka waktu 90 hari. Sementara itu, biaya VoA di Tanzania sekitar 50 dolar AS dan Ethiopia senilai 52 dolar untuk 3 bulan.
Ada beberapa negara yang memberikan VoA secara gratis untuk paspor RI yang ingin berkunjung. Negara-negara tersebut mencakup Maladewa, Palau, Bangladesh, dan Mauritius.
Negara-negara lainnya membutuhkan konfirmasi langsung di bandara atau lokasi pemeriksaan imigrasi. Wisatawan sebaiknya menyiapkan sejumlah dana atau kartu kredit dengan saldo yang cukup agar bisa membayar VoA sesuai ketentuan.
Itulah daftar negara pemberi Visa on Arrival bagi paspor RI dan persyaratannya. Pastikan mengecek ketentuan dan biaya pengurusan visa agar proses imigrasi di negara tujuan berjalan lancar.
Negara mana saja yang memberikan fasilitas VoA bagi paspor RI? | Total ada lebih dari 25 negara dan kawasan yang menyediakan fasilitas VoA bagi paspor RI berdasarkan data Passport Index 2026. |
Apa bedanya Visa on Arrival dan visa biasa? | Perbedaan utamanya terletak pada waktu pengurusan, durasi tinggal, dan persyaratan. |
Apa syarat Visa on Arrival? | Ada beberapa dokumen yang umum diperlukan saat mengurus VoA, seperti paspor aktif minimal enam bulan, tiket pesawat, hingga bukti akomodasi. |
Berapa biaya untuk Visa on Arrival? | Tarif VoA bervariasi pada setiap negara dan kawasan mengikuti kebijakan yang berlaku. |