Comscore Tracker
NEWS

Proyek Jalan Tol Akses Bandara Kertajati akan Rampung Bulan Ini

Nilai proyek Tol Akses Bandara Kertajati capai Rp692 miliar.

Proyek Jalan Tol Akses Bandara Kertajati akan Rampung Bulan IniShutterstock/dendrobium_labs

by Eko Wahyudi

Jakarta, FORTUNE - PT Astra Infra menargetkan pembangunan Jalan Tol Akses Bandara Kertajati rampung pada September 2021. Nantinya, jalan bebas hambatan ini dapat  tersambung dengan Tol Cikopo–Palimanan. “Targetnya kita pada September tahun ini sudah bisa selesai masa konstruksinya," kata CEO Astra Infra Djap Tet Fa dalam bincang bersama secara virtual, Rabu (1/9).

1. Progres pembangunan Jalan Tol Akses Bandara Kertajati

Adapun, konstruksi ruas tol tersebut mulai dibangun sejak kontrak kerja pada 28 September 2020. Untuk progres pembangunan hingga 31 Agustus 2021 telah mencapai 96 persen.

Djap menjelaskan, pembangunan ruas tol akses ini berlangsung selama 1 tahun yang dimulai dari groundbreaking pada September 2020 yang lalu. Menurut dia, meskipun dalam kondisi masih pandemi, Astra Infra masih akan terus membangun. "Kami pun mendapatkan apresiasi dari Kementerian PUPR yang terus ikut membangun proyek infrastruktur," kata dia.

2. Nilai Proyek Jalan Tol Akses Bandara Kertajati

Pembangunan Jalan Tol Akses Bandara Kertajati sendiri dilaksanakan oleh entitas bisnis Astra Infra, yakni PT Lintas Marga Sedaya, selaku pemegang konsesi, serta PT Pembangunan Perumahan (Persero) dan PT ACSET Indonusa Tbk. sebagai kontraktor pelaksana dengan nilai proyek Rp692 miliar.

Pembangunan jalan tol akses menuju Bandarudara Internasional Jawa barat (BIJB) Kertajati yang terkoneksi dengan Tol Cipali dimulai dari Km 158+700. Jalan tol utama memiliki empat lajur untuk dua arah dengan lebar 3,6 meter, sedangkan akses ramp memiliki lebar lajur empat meter yang dilengkapi dengan dua jembatan.

3. Pangkas waktu tempuh ke Bandara Kertajati

Pembangunan Tol Akses Bandara Kertajati dilakukan bersamaan dengan target rampungnya pembangunan Jalan Tol Cisumdawu pada akhir 2021. Diharapkan infrastruktur ini akan mendukung konektivitas menuju ke bandara dengan mengurangi waktu tempuh dari Bandung sekitar 3 jam menjadi 1 jam.

 

Related Topics

Related Articles