Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
SPKLU
Pengisian daya listrik di SPKLU PT PLN UID Kaltimra, Kamis (18/12/2025). (IDN Times/SG Wibisono)

Intinya sih...

  • Konsumsi energi listrik kendaraan EV melonjak 479% selama periode Nataru 2026 di SPKLU.

  • Total energi listrik yang tersalurkan untuk pengisian daya kendaraan ramah lingkungan sebanyak 5.619 MWh.

  • PLN menyiagakan 4.648 unit SPKLU dengan dukungan 5.190 personel di seluruh Indonesia, dan mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT PLN (Persero) mencatat konsumsi energi listrik sepanjang periode libur natal dan tahun baru (nataru) 2025/2026 di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) melonjak hingga 479 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

PLN melaporkan, pada libur nataru ini berlangsung dari 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, total energi listrik yang tersalurkan untuk pengisian daya kendaraan ramah lingkungan sebanyak 5.619 megawatt hour (MWh), meningkat dari periode Nataru 2024/2025 yang sebesar 1.174 MWh.

Dari sisi frekuensi, aktivitas pengisian daya tercatat sebanyak 234.136 kali, atau meningkat menjadi 485 persen dari periode sebelumnya yang tercatat 48.254 kali.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan perubahan pola pemanfaatan kendaraan listrik, yang tidak lagi terbatas untuk perjalanan jarak jarak dekat, tetapi juga untuk perjalanan jarak jauh lintas wilayah, termasuk mudik dan liburan.

"Jaringan SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah digunakan untuk melayani kebutuhan pengisian daya selama periode Nataru. Kesiapan infrastruktur ini membantu mendukung mobilitas masyarakat pengguna kendaraan listrik di tengah kepadatan perjalanan," ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Kamis (8/1).

Operasional layanan pengisian daya tersebut didukung oleh kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia. Selama periode tersebut, PLN menyiagakan 4.648 unit SPKLU dengan dukungan 5.190 personel di seluruh Indonesia. Di jalur utama Sumatra–Jawa–Bali, PLN mengoperasikan 1.515 unit SPKLU, meningkat sekitar tiga kali lipat dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya

PLN juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile untuk mendukung operasional pengisian daya. Fitur Trip Planner digunakan untuk membantu perencanaan rute perjalanan berdasarkan jarak tempuh dan lokasi SPKLU, sementara AntreEV dimanfaatkan untuk pengaturan antrean pengisian daya selama periode lonjakan penggunaan.

"Seiring dengan ekosistem EV yang terus bertumbuh, kami akan terus meningkatkan kesiapan layanan pengisian kendaraan listrik melalui penguatan infrastruktur dan layanan pendukung di berbagai wilayah," ujar Darmawan.

Editorial Team

EditorEkarina .