NEWS

Sampai Akhir 2022, Beli Mobil Baru Bisa Tanpa Uang Muka

Bank Indonesia memperpanjang DP nol persen bagi mobil baru.

Sampai Akhir 2022, Beli Mobil Baru Bisa Tanpa Uang MukaShutterstock/haryanta.p
21 October 2021

Jakarta, FORTUNE - Para pelaku usaha sektor otomotif serta kalangan perbankan menyambut baik keputusan Bank Indonesia memperpanjang kebijakan pelonggaran uang muka (down payment/DP) untuk kredit kendaraan bermotor baru termasuk mobil. Kebijakan ini dinilai akan mampu mendorong peningkatan penjualan kendaraan roda empat serta demi mendorong pemulihan ekonomi.

“Kami menyambut baik ketentuan tersebut. Harapan kami ketentuan tersebut dapat menunjang angka penjualan kendaraan bermotor tahun depan,” kata Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto kepada Fortune Indonesia, Kamis (21/10).

Dalam acara rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Selasa (19/10), bank sentral mengumumkan kebijakan DP nol persen diperpanjang untuk semua jenis kendaraan bermotor baru. Perpanjangan kebijakan ini diberikan mulai 1 Januari 2022 hingga 31 Desember 2022.

“(Kebijakan ini) untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo.

Sebagai informasi, kebijakan DP nol persen bagi mobil baru saat ini sudah berlaku. BI memberikan kebijakan tersebut mulai Maret dan seharusnya selesai pada akhir tahun ini. 

Namun, perlu dicatat bahwa kebijakan ini memiliki syarat. Salah satunya bank maupun lembaga pembiayaan (multifinance) yang memberikan uang muka nol persen ini harus memiliki rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) di bawah 5 persen.

Jongkie mengatakan, Gaikindo menargetkan penjualan mobil pada tahun depan bisa di kisaran 900 ribu unit. Sedangkan untuk tahun ini, penjualan mobil diproyeksikan bisa mencapai 900 ribu unit.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil secara wholesale (dari pabrik ke dealer) pada Januari-September tahun ini tumbuh 68,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi 627.357 unit. Pada 2020, tahun pertama pandemi, penjualan mobil menurun 48,3 persen menjadi 532.407 unit dari realisasi 2019 yang mencapai 1,03 juta unit.

Itu artinya target penjualan pada 2022 belum mencapai ke era sebelum pandemi (2019). Menurut Jongkie, pengusaha ke depannya masih akan melihat progres perbaikan pertumbuhan ekonomi. “Mudah-mudahan ekonomi bisa meningkat terus,” katanya.

Respons perbankan

Konsumen melihat mobil di dealer Auto2000 Sudirman, Menara Astra, Jakarta, Selasa (21/9/2021).
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.