Jakarta, FORTUNE — Maybank Marathon 2026 in Partnership with Visa tidak hanya menjadi ajang perlombaan lari, tetapi juga menjadi bagian dari sejumlah inisiatif keberlanjutan yang melibatkan peserta dan ekosistem di sekitar penyelenggaraan lomba.
Salah satunya melalui program Maybank Marathon Run for Charity (MMRFC). Tahun ini, program tersebut melibatkan 35 pelari dan enam mitra keberlanjutan, serta berhasil menghimpun donasi sebesar Rp933,71 juta, meningkat 29% dibandingkan tahun sebelumnya.
Donasi tersebut akan disalurkan kepada penerima manfaat dari para mitra keberlanjutan. Maybank Indonesia menyebut program ini menjadi salah satu cara untuk memperluas dampak sosial dari penyelenggaraan Maybank Marathon.
Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan keterlibatan pelari menjadi bagian dari upaya memperluas dampak Maybank Marathon di luar penyelenggaraan perlombaan.
“Maybank Marathon kami bangun bukan hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai platform yang mempertemukan semangat berlari dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujar Steffano (16/9).
Selain penggalangan dana, aspek lingkungan menjadi bagian dari penyelenggaraan Maybank Marathon 2026 melalui Jejak Hijau Runner. Para pelari dalam program ini bertindak sebagai pacer kelompok akhir untuk kategori Marathon sub-6 jam 30 menit dan sub-7 jam.
Mereka membantu peserta menjaga ritme hingga garis finis sekaligus mengampanyekan sejumlah aksi keberlanjutan yang dapat dilakukan selama perlombaan. Salah satunya dengan mengambil sampah yang ditemukan sepanjang rute marathon.
Jejak Hijau Runner merupakan bagian dari gerakan Jejak Hijau Maybank Marathon, yang ditujukan untuk mendorong keterlibatan ekosistem lomba dalam mengurangi dampak lingkungan. Gerakan tersebut menjadi bagian dari langkah Maybank Indonesia menuju aspirasi penyelenggaraan Maybank Marathon Netral Karbon 2030.
