Profil Ahmad Sahroni, Politikus NasDem yang Viral

- Ahmad Sahroni, anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem, dicopot dari posisi Wakil Ketua Komisi III karena kontroversi ucapannya terkait aksi demo bubarkan DPR.
- Sahroni lahir di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ia memiliki latar belakang sederhana dan pernah bekerja sebagai sopir antar jemput sebelum menjadi politikus.
- Karier politik Ahmad Sahroni dimulai pada tahun 2013 ketika ia bergabung ke Partai NasDem. Ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI sejak tahun 2019.
Ahmad Sahroni adalah anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem. Baru-baru ini, sosoknya jadi sorotan setelah menanggapi wacana dan aksi demonstrasi bubarkan DPR. Ahmad Sahroni menyebut aksi demo sebagai "mental orang tolol" dan menyebut demonstran di bawah umur dengan kata "berengsek".
Akibatnya, Ahmad Sahroni kini dicopot dari posisinya sebagai Wakil Ketua Komisi III menjadi anggota Komisi I DPR. Usai ucapannya yang kontroversial, tidak sedikit masyarakat yang ingin tahu mengenai profil Ahmad Sahroni.
Diketahui, ia memulai karier dari pekerjaan serabutan hingga kini berhasil menduduki kursi DPR RI. Simak profil, perjalanan karier, hingga kontroversi Ahmad Sahroni di artikel ini.
Profil dan biodata Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni atau lebih akrab dipanggil Roni lahir pada 8 Agustus 1977 di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ia berasal dari keluarga sederhana. Sejak kecil, ia tinggal dengan ibu dan neneknya. Ibunya, Hernawaty bekerja sebagai penjual nasi padang di daerah Pelabuhan Tanjung Priok.
Ia berhasil menyelesaikan studi S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Bangsa pada tahun 2009. Kemudian, ia menempuh studi S2 Stikom InterStudi pada 2020. Sahroni juga telah menyelesaikan pendidikan doktor di jurusan Ilmu Hukum Universitas Borobudur pada tahun 2024.
Sahroni diketahui telah menikah dengan Feby Belinda dan mempunyai dua orang anak. Di luar aktivitasnya sebagai politikus, ia memiliki hobi di dunia olahraga dan otomotif. Ahmad Sahroni diketahui merupakan pendiri dan presiden Brotherhood Club Indonesia. Ia juga menjadi Ketua Ferrari Owners Club Indonesia.
Ahmad Sahroni pengusaha apa?

Awal karier Roni cukup sulit dan penuh tantangan. Ia banyak menggeluti berbagai pekerjaan serabutan untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mulai dari tukang semir, ojek payung, tukang cuci, hingga pelayan restoran. Sahroni juga pernah berkarier sebagai sopir antar jemput selama dua tahun di PT Millenium Inti Sentosa.
Kariernya mulai naik ketika dipercaya untuk menjadi staf operasional di tempatnya bekerja sebagai sopir. Mulai dari staf, kariernya melejit menjadi kepala operasional hingga direktur.
Seiring berjalannya waktu, Sahroni semakin menguasai dunia bisnis. Ia pun memutuskan untuk keluar dari perusahaan tempat bekerja dan mendirikan perusahaan sendiri. Bisnis yang dijalankan bisa berjalan sukses meski awalnya menghadapi berbagai kesulitan.
Ia memiliki bisnis di bidang properti lewat PT Sagacos Intec., dan menjabat sebagai direktur utama sejak tahun 2003. Ahmad Sahroni juga berhasil membangun bisnis di sektor transportasi lewat PT Ekasamudra Lima, perusahan yang bergerak di bidang perkapalan dan suplai BBM solar. Ia menduduki jabatan sebagai direktur utama sejak tahun 2005.
Tak berpuas diri, ia mendirikan PT Ruwanda Satya Abadi yang bergerak pada sektor penyediaan BBM untuk kapal. Sejak tahun 2008, ia menjabat sebagai direktur utama atas perusahaan tersebut. Kesuksesannya membuat Ahmad Sahroni dijuluki sebagai “crazy rich” Tanjung Priok.
Perjalanan karier Ahmad Sahroni di dunia politik

Karier politiknya dimulai ketika Sahroni memutuskan untuk bergabung ke Partai NasDem pada tahun 2013. Dari sana, profil Ahmad Sahroni mulai dikenal sebagai politikus.
Ia pertama kali terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Partai NasDem untuk Dapil DKI Jakarta III dengan perolehan 60.683 suara. Awalnya ia bertugas di Komisi XI kemudian dipindahkan ke Komisi III yang menangani masalah hukum dan HAM.
Pada ajang pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019, ia kembali duduk di kursi Senayan untuk periode 2019-2024 dan periode 2024-2029 dari dapil yang sama. Sejak tahun 2019, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Ahmad Sahroni diketahui pernah dipercaya sebagai Ketua Pelaksana Formula E 2022 oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada November 2021.
Ahmad Sahroni dimutasi menjadi anggota komisi I DPR RI

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem ini dimutasi dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III menjadi anggota Komisi I DPR RI. Hal tersebut disebut sebagai bagian dari rotasi rutin dan bukan pencopotan.
Keputusan ini telah disetujui oleh Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Viktor Laiskodat melalui Surat Fraksi Partai NasDem dengan nomor F.NasDem/768/DPR-RI/VIII/2025.
Sebelumnya, Ahmad Sahroni membidangi urusan penegakan hukum sebagai pimpinan komisi dan kini menjadi anggota biasa di Komisi I, yang membidangi urusan pertahanan, komunikasi, dan hubungan luar negeri. Pengganti Sahroni menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR diketahui adalah Rusdi Masse Mappasessu, yang sebelumnya anggota Komisi IV DPR RI.
Perjalanan karier dan profil Ahmad Sahroni memperlihatkan latar belakangnya yang sangat beragam. Memulai karier dari supir, ia kini berhasil menduduki kursi jabatan di Senayan melalui pengalamannya.
FAQ seputar Ahmad Sahroni
Berapa usia Ahmad Sahroni?
Ahmad Sahroni berusia 48 tahun pada tahun 2025.
Ahmad Sahroni dari partai mana?
Pengusaha sekaligus politikus Ahmad Sahroni hingga saat berasal dari Partai Nasdem.
Seperti apa perjalanan karier Ahmad Sahroni?
Ahmad Sahroni pernah bekerja sebagai sopir, pengusaha, hingga politikus.