Jakarta, FORTUNE - PT Elnusa Petrofin (EPN) menambah operasional 119 mobil tangki dengan berbagai kapasitas muatan dan menyiagakan sekitar 500 awak mobil tangki (AMT) untuk mengantisipasi lonjakan bahan bakar minyak (BBM) Makassar dan sekitarnya.
Manager Corporate Communication & Relation Elnusa Petrofin Putiarsa, Bagus Wibowo, mengatakan penambahan personel dan armada digunakan untuk mempercepat pengiriman BBM dari depot menuju sejumlah SPBU di Makassar, dengan berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga.
"Elnusa Petrofin menyiagakan lebih dari 500 Awak Mobil Tangki di wilayah Makassar. Formasi ini mencakup 463 personel reguler, yang kini diperkuat oleh puluhan personel perbantuan tambahan,” ujar Putiarsa dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (13/9).
Selain itu, entitas dibawah naungan Pertamina ini juga mendatangkan 10 mobil tangki tambahan dari Kendari, Kolaka, dan Donggala, serta mengoperasikan 19 unit mobil tangki melalui skema spot charter untuk memangkas waktu pengiriman BBM ke SPBU.
Sementara untuk memastikan ritase distribusi berjalan maksimal selama 24 jam, Elnusa Petrofin juga menambah sekitar 30 awak perbantuan dari berbagai wilayah operasional di Indonesia. Tambahan personel tersebut berasal dari Sumatera, Kalimantan, hingga kawasan Timur Indonesia seperti Bitung dan Jayapura.
Meski demikian, Putiarsa menegaskan perusahaan tetap memastikan standar keselamatan kerja di lapangan. Oleh karenannya, diimplementasikan pengaturan rotasi kerja yang terstruktur yakni dengan skema dua hari bertugas dan satu hari libur penuh.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menambahkan sebanyak 25 SPBU di Makassar dioperasikan selama 24 jam untuk memberikan akses pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat.
Optimalisasi pelayanan juga dilakukan melalui penambahan nozzle BBM subsidi dan operator di sejumlah SPBU. Pertamina Patra Niaga turut menambah titik distribusi melalui pengoperasian 3 unit SPBU Modular guna mendukung pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat.
"Kami juga terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan, sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih lancar serta berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan," kata Kitty.
Pertamina juga memberlakukan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM di SPBU, untuk membantu mengatur antrean kendaraan dan mendukung kelancaran pelayanan masyarakat di lapangan.
