NEWS

Panduan Praktis untuk Desain Logo yang Unik dan Menarik

Langkah penting untuk membuat logo menarik dan berkesan.

Panduan Praktis untuk Desain Logo yang Unik dan MenarikIlustrasi Logo (Freepik)
26 June 2024

Apakah Anda ingin Logo yang bisa mencuri perhatian dan menggambarkan identitas unik bisnis Anda? Membuat logo yang menarik adalah langkah penting dalam membangun merek yang kuat. Logo merupakan representasi visual dari nilai, visi, dan kepribadian perusahaan Anda. 

Untungnya, ada beberapa tips yang dapat membantu Anda menciptakan logo yang tak terlupakan dan efektif.

Berikut tips-tips untuk menciptakan logo yang menginspirasi dan berkesan.

1. Pahami Identitas Brand Anda

Sebelum mulai merancang, penting untuk memahami nilai, tujuan, dan target pasar Anda. Logo harus mencerminkan kepribadian dan visi bisnis Anda.

2. Gunakan Teknik Visual Double Entendre

Istilah yang digunakan untuk menjelaskan sebuah gambar yang memiliki 2 makna.

Teknik ini memanfaatkan gambaran visual ganda untuk menyampaikan pesan yang mendalam, cerdas dan artistik pada logo. Misalnya Logo FedEx :

  • Makna Tersembunyi: Di antara huruf "E" dan "X" dalam logo FedEx terdapat panah tersembunyi. Panah ini melambangkan kecepatan dan efisiensi dalam pengiriman barang, yang merupakan nilai utama dari perusahaan FedEx.
  • Desain Sederhana: Meskipun logo ini sederhana, penggunaan ruang negatif untuk menyembunyikan panah membuatnya cerdas dan bermakna.

3. Gunakan Warna yang Sesuai

Warna memiliki kekuatan besar dalam mempengaruhi persepsi dan emosi. Pada dunia desain, warna diklasifikasikan menjadi tujuh jenis, yaitu warna primer, warna sekunder, warna tersier, warna netral, warna panas, warna dingin, dan warna komplementer.
 

Warna primer, seperti biru, kuning, dan merah, adalah warna-warna dasar yang sering digunakan dalam desain logo karena sifatnya yang kuat dan mudah dikenali. Berikut adalah beberapa makna dari warna primer:

  • Biru: Melambangkan kepercayaan, profesionalisme, dan stabilitas. Warna ini sering digunakan oleh perusahaan teknologi dan keuangan.
  • Kuning: Menggambarkan keceriaan, optimisme, dan energi. Warna ini dapat menarik perhatian dan memberikan kesan positif.
  • Merah: Menyiratkan keberanian, energi, dan gairah. Warna merah sering digunakan untuk menarik perhatian dan menciptakan urgensi.

Warna netral adalah hasil perpaduan warna primer, sekunder, dan tersier dalam proporsi seimbang. Warna-warna ini termasuk hitam, putih, coklat, dan abu-abu. Berikut adalah makna dari warna netral:

  • Hitam: Menyiratkan kekuatan, keanggunan, dan formalitas. Warna hitam sangat cocok digunakan untuk tipografi dan bagian fungsional dari logo.
  • Putih: Melambangkan kemurnian, kesederhanaan, dan kebersihan. Warna putih sering digunakan untuk menciptakan ruang negatif yang efektif dalam desain logo.
  • Coklat: Menggambarkan kehangatan, kestabilan, dan keandalan. Warna coklat sering digunakan oleh merek yang ingin menunjukkan sisi alami atau organik.
  • Abu-abu: Menyiratkan keseimbangan, ketenangan, dan netralitas. Warna abu-abu sering digunakan untuk memberikan kesan modern dan profesional.

Kombinasi Warna Primer dan Sekunder

Memilih warna primer dan sekunder dapat memberikan kesan yang kuat dan mudah diingat. Misalnya, logo Google menggunakan kombinasi warna primer dan sekunder untuk menunjukkan keberagaman dan kreativitas.

Penggunaan Warna Netral

Warna netral seperti hitam dan putih sering digunakan dalam desain logo untuk memberikan kesan elegan dan profesional. Misalnya, logo Apple menggunakan warna hitam dan putih untuk menciptakan tampilan yang modern dan minimalis.

Efek Warna Panas dan Dingin

Warna panas dapat digunakan untuk menarik perhatian dan menciptakan rasa kehangatan, seperti dalam logo McDonald’s yang menggunakan merah dan kuning. Warna dingin, seperti biru dan hijau, digunakan dalam logo perusahaan seperti Dell dan Starbucks untuk menciptakan kesan tenang dan dapat dipercaya.

Kombinasi Warna Komplementer

Menggunakan warna komplementer dapat menciptakan kontras yang menarik dan dinamis. Misalnya, logo FedEx menggunakan kombinasi warna orange dan ungu untuk menciptakan kontras yang menarik.

4. Font yang Cocok

Pemilihan font juga penting. Pastikan font yang Anda gunakan mudah dibaca dan sesuai dengan karakter merek Anda. 

Sebuah font yang eksentrik mungkin cocok untuk merek yang kreatif, sementara font yang bersih dan sederhana lebih cocok untuk merek profesional. Contoh nya font pada CocaCola.

5. Manfaatkan Logotype

Membuat logo yang baik dan profesional memerlukan pemahaman mendalam tentang elemen-elemen desain yang dapat memperkuat identitas merek. Salah satu elemen penting dalam desain logo adalah penggunaan logotype atau word mark. 

Logotype adalah penggunaan nama merek sebagai elemen utama dalam desain logo, dan memiliki beberapa keunggulan yang signifikan dalam meningkatkan brand identity dan brand awareness.

Google menggunakan logotype dengan font sans-serif yang sederhana dan bersih. Warna-warna primer (biru, merah, kuning, dan hijau) menciptakan kesan ramah dan dapat dipercaya, sekaligus mudah dikenali.

6. Ciptakan Logo yang Mudah Dikenal

Logo yang mudah diingat akan meningkatkan daya tarik merek Anda. Buatlah logo yang memiliki elemen yang khas dan mudah diidentifikasi oleh pelanggan Anda.

Logo yang sederhana dan mudah diingat cenderung lebih efektif. Hindari kebingungan dengan desain yang rumit. Pikirkan logo-logo terkenal seperti Nike atau Apple yang sederhana namun ikonik.

7. Selipkan Makna pada Tiap Elemen

Setiap elemen dalam logo Anda seharusnya memiliki makna yang mendalam. Misalnya, bentuk, warna, dan posisi elemen dapat menyampaikan pesan atau nilai yang ingin Anda sampaikan kepada pelanggan Anda.

Makna: Panah di bawah logo, yang terlihat seperti senyuman, menghubungkan huruf "A" ke "Z", menandakan bahwa Amazon menjual segala sesuatu dari A sampai Z.

8. Ketahui Trend Terkini

Tetap up-to-date dengan tren desain grafis dapat membantu logo Anda terlihat segar dan relevan. Namun, pastikan untuk tidak terjebak dalam tren yang sementara. Logo harus tetap relevan dalam jangka panjang.

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.