Running Mode dilengkapi panduan audio berbahasa Inggris yang memberikan arahan dan motivasi selama berlari. Panduan ini bersifat opsional, jadi dapat dinonaktifkan. Spotify juga menghadirkan perpindahan antarlagu yang mulus agar musik tetap sesuai dengan tempo pilihan.
Untuk menyusun playlist, Running Mode menggunakan AI dengan mempertimbangkan tipe latihan, durasi, BPM, dan selera musik. Teknologi ini dikembangkan dari sistem personalisasi Prompted Playlist, yang banyak digunakan untuk membuat playlist olahraga.
Running Mode bukan fitur lari pertama yang diluncurkan Spotify. Pada 2015, perusahaan memperkenalkan Spotify Running yang dapat mendeteksi tempo lari secara otomatis, tetapi menghentikannya pada 2018. Berbeda dari fitur tersebut, Running Mode mengharuskan pengguna mengatur kebutuhan latihan sebelum memulai sesi.
Saat ini, Running Mode baru tersedia bagi pelanggan Premium di perangkat iOS pada tujuh negara. Indonesia dan perangkat Android belum termasuk dalam peluncuran awal.
Peluncuran Running Mode berdekatan dengan keputusan Strava menghentikan integrasi Spotify pada menu Record. Pengguna Strava masih bisa mendengarkan musik saat berolahraga, tetapi harus memutarnya langsung melalui aplikasi Spotify.
Demikian cara mengaktifkan Running Mode di Spotify. Semoga bermanfaat!
Bagaimana cara mengakses mode lari Spotify? | Pengguna dapat mengaktifkan playlist Running Mode melalui menu Fitness Hub. |
Apa itu Spotify Running Mode? | Running Mode adalah fitur Spotify untuk membuat playlist lari berdasarkan tipe latihan, durasi, BPM, dan selera musik pengguna. |
Apakah Running Mode sudah tersedia di Indonesia? | Belum. Saat ini, fitur tersebut baru tersedia melalui aplikasi Spotify di perangkat iOS. |
Berapa tempo yang tepat untuk playlist lari? | Rentang tempo lagu yang ideal berkisar antara 120 hingga 125 bpm untuk jogging dan 140 hingga 145 bm untuk lari. |