Comscore Tracker
TECH

Perluas Bisnis, GoTo Akuisisi 100% Saham Platform Kripto Maksima Koin

Transaksinya bernilai Rp124,83 miliar.

Perluas Bisnis, GoTo Akuisisi 100% Saham Platform Kripto Maksima KoinIlustrasi logo GoTo. (Shutterstock/Wirestock Creators)

by Luky Maulana Firmansyah

Jakarta, FORTUNE – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. memperluas usahanya dengan melangkah masuk ke bisnis aset kripto. Perusahaan teknologi tersebut baru saja mengakuisi platform pertukaran Kripto Maksima Koin.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Selasa (25/8), GoTo dan PT Dompet Karya Anak Bangsa mengambil alih 100 persen saham PT Kripto Maksima Koin. Perinciannnya, induk GoTo mengakuisisi 0,02 saham Kripto Maksima Koin, dan Dompet Karya Anak Bangsa mencaplok 99,98 persennya.

Dompet Karya Anak Bangsa merupakan entitas anak usaha GoTo dengan kepemilikan sebesar 99,99 persen.

Menurut Sekretaris Perusahaan GoTo, R.A. Koesoemadhani, transaksi akuisisi tersebut terjadi Kamis (25/8). Perseroan mengambil alih 50.000 saham yang mewakili 100 persen kepemilikan Kripto Maksima Koin dengan total nilai pengambilalihan Rp124,83 miliar.

Perluasan bisnis

Ilustrasi pertemuan bisnis tentang keputusan investasi untuk bitcoin. Shutterstock/Morrowind

Kripto Maksima Koin merupakan calon pedagang aset fisik kripto yang terdaftar di Badan Pengawas Badan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Perusahaan ini memiliki nomor tanda daftar 003/Bappebti/CP-AK/01 2022 serta izin tertanggal 28 Januari 2022.

Platform pertukaran yang berkantor pusat di Jakarta Pusat ini memiliki situs resmi kriptomaksima.com.

“Tujuan transaksi adalah perluasan kegiatan usaha perseroan melalui anak usaha perseroan,” begitu keterangan manajemen GoTo soal maksud pengambilalihan saham Kripto Maksima Koin. Transaksi ditegaskan takkan merugikan keuangan perusahaan.

Kepada Fortune Indonesia, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia, Teguh Kurniawan Harmanda, menyatakan industri aset kripto domestik memiliki potensi yang menjanjikan di masa mendatang.

“Adopsi teknologi blockchain ini masih akan lebih luas,” katanya, Selasa (16/8). Buktinya, jumlah pedagang aset kripto di Indonesia sekarang mencapai 25, atau meningkat dari sebelumnya yang hanya 13.

Menurutnya, sektor ini masih memiliki prospek bagus meski kondisi pasar secara keseluruhan masih turun. Mengutip data dari coinmarketcap.com, saat ini kapitalisasi pasar aset kripto hanya mencapai US$984 juta, atau turun dari sekitar US$2 triliun pada awal tahun (year-to-date/ytd).

Related Articles