Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Saingi Paramount, Netflix Ajukan Akuisisi WBD dengan Skema Tunai

Ilustrasi membuka Netflix
ilustrasi membuka Netflix (pexels.com/cottonbro)
Intinya sih...
  • Netflix ajukan akuisisi WBD dengan skema tunai penuh senilai US$82,7 miliar.
  • Penggabungan akan membuat perusahaan tersebut memiliki utang US$85 miliar.
  • Paramount Skydance terus melanjutkan upayanya untuk membeli Warner Bros.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Netflix kian agresif mengunci kesepakatan aset strategis Warner Bros Discovery (WBD) sekaligus memblokir upaya pengambilalihan oleh pesaingnya, Paramount Global. Raksasa streaming tersebut merevisi penawarannya menjadi tunai penuh senilai US$82,7 miliar untuk mengakuisisi aset studio dan layanan streaming milik WBD.

Dalam pernyataan bersama yang dikutip Rabu (21/1), Netflix dan WBD menjelaskan bahwa peralihan dari skema awal (campuran tunai dan saham) ke tunai penuh bertujuan memberikan kepastian likuiditas dan nilai yang lebih cepat bagi para pemegang saham.

"Pertimbangan penggabungan adalah sejumlah uang tunai tetap yang akan dibayarkan oleh perusahaan dengan peringkat investasi yang baik," demikian manajemen Warner Bros, dilansir dari Reuters.

Rencana ini akan memberikan Netflix kendali penuh atas "permata" hiburan global, termasuk film laris seperti Harry Potter, Game of Thrones, serta layanan HBO Max.

Dewan direksi WBD bersikukuh bahwa skema dengan Netflix lebih menguntungkan dibandingkan tawaran pengambilalihan paksa dari Paramount Skydance.

Meskipun Paramount mengajukan US$108,4 miliar (US$30 per saham) untuk membeli seluruh WBD, direksi menilai proposal Netflix lebih unggul secara struktur. Dalam kesepakatan Netflix, investor WBD akan menerima uang tunai segar dan tetap memiliki saham di entitas sisa, yakni Discovery Global, yang akan diperdagangkan secara terpisah.

Selain itu, faktor kesehatan finansial menjadi pertimbangan utama. Manajemen WBD meragukan kemampuan Paramount dalam mendanai akuisisi tersebut. Pasalnya, valuasi pasar Paramount hanya sekitar US$12,6 miliar dengan beban utang mencapai US$87 miliar. Sementara Netflix, valuasi pasarnya US$402 miliar. Entitas gabungan pasca-merger diperkirakan memiliki utang US$85 miliar, yang dinilai lebih sehat dibandingkan dengan beban utang Paramount saat ini.

Untuk menunjukkan keseriusan, WBD menyepakati biaya pembatalan US$2,8 miliar jika mereka mundur dari perjanjian dengan Netflix.

Langkah WBD yang condong ke Netflix memicu reaksi keras. Dilansir CNBC, Paramount Skydance telah menggugat Warner Bros dan CEO David Zaslav ke pengadilan Delaware. Paramount menuntut transparansi informasi mengenai proses penjualan, dan meyakini tawaran mereka secara nominal jauh lebih tinggi.

Pasar merespons rencana jumbo ini dengan hati-hati. Saham Netflix turun lebih dari 6 persen sejak pengumuman awal dan masih berada pada zona merah hari ini, yang mencerminkan kekhawatiran investor terhadap beban integrasi aset.

Namun, secara fundamental, Netflix menutup tahun fiskal dengan solid. Pada laporan kinerja kuartal IV-2025, pendapatannya (YoY) naik 18 persen menjadi US$12 miliar. Kemudian, laba Bersihnya melonjak 30 persen menjadi US$2,4 miliar.

Dari sisi pengguna, total pelanggan berbayarnya secara global mencapai 325 juta, tumbuh 7 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Share
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana
Follow Us

Latest in Tech

See More

Saingi Paramount, Netflix Ajukan Akuisisi WBD dengan Skema Tunai

21 Jan 2026, 13:21 WIBTech