Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Gandeng Perusahaan Cina, MMIX Kebut Pembangunan Pabrik Popok
PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mempercepat penyelesaian konstruksi pabrik popok kolaborasi strategis hasil kerja sama dengan raksasa manufaktur asal China, Fujian Nice Paper.
  • PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mempercepat pembangunan pabrik popok di Tangerang bersama Fujian Nice Paper melalui joint venture PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI).
  • Pabrik berkapasitas 900 popok per menit ini akan memproduksi MIUBaby serta produk personal care lain seperti popok dewasa, pembalut wanita, dan tisu basah secara bertahap.
  • Langkah ekspansi ini ditargetkan menekan biaya produksi, memperkuat margin laba, dan menjadikan segmen mom and baby care penyumbang hingga 50 persen pendapatan MMIX pada 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mempercepat penyelesaian konstruksi pabrik popok kolaborasi strategis hasil kerja sama dengan raksasa manufaktur asal Cina, Fujian Nice Paper, melalui perusahaan patungan (Joint Venture) PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI).

Langkah ekspansi masif emiten kesehatan dan personal care ini difokuskan pada fasilitas produksi di atas lahan seluas 1 hektar di Tangerang, Banten, yang direncanakan memiliki kapasitas mesin mencapai 900 popok per menit.

CEO dan Founder MMIX, Mengky Mangarek mengatakan langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perseroan dalam memperkuat portofolio investasi di sektor personal care yang mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan.

"Pembangunan fasilitas terintegrasi ini akan mempercepat proses lokalisasi produksi popok bayi merek andalan mereka, MIUBaby, yang selama ini sukses mengamankan jalur distribusi eksklusif di jaringan ritel modern raksasa seperti Indomaret dan ritel modern lainnya," kata Mengky Mangarek dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (8/6).

Kehadiran basis manufaktur lokal ini dirancang tidak hanya akan berfokus pada produksi segmen popok bayi, tapi juga dipersiapkan untuk memproduksi popok dewasa, pembalut wanita, hingga tisu basah secara bertahap.

Secara teknis, lini produksi pada pabrik MNPI berkecepatan tinggi ini ke depannya memiliki potensi performa maksimal yang sangat masif, setara dengan proyeksi 1,8 miliar popok per tahun.

Dalam rencana jangka panjang, MMIX akan terus mengembangkan kapasitas pabrik tersebut dengan target mengoperasikan total 10 lini produksi penuh secara mandiri.

Melalui strategi integrasi vertikal dari hulu ke hilir ini, perseroan membidik efisiensi biaya operasional yang progresif dan kontrol kualitas yang jauh lebih ketat, yang diproyeksikan mampu memangkas Harga Pokok Penjualan (HPP) secara signifikan guna mempertebal margin laba bersih perusahaan.

Transformasi fundamental dari status heavy distributor produk impor berlisensi menuju produsen utama manufaktur ini diproyeksikan bakal menjadi mesin pertumbuhan keuangan terbesar bagi perusahaan.

Sejalan dengan ekspansi tersebut, perusahaan menargetkan segmen mom and baby care mampu menyumbang 40 hingga 50 persen total pendapatan perseroan di sepanjang 2026.

Manajemen optimistis dapat mengunci target pertumbuhan segmen baby care di level 11 persen atau lebih, yang akan didorong oleh beroperasinya pabrik baru kelak serta tingginya tingkat kesadaran orang tua di pasar domestik terhadap produk berkualitas tinggi.

"Progres agresif dari proyek pabrik kolaborasi ini terus direspons positif oleh para pelaku pasar modal. Kami optimis kecepatan produksi 1.000 per menit," pungkasnya.

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article