Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

DNET Kantongi Fasilitas Kredit Tanpa Agunan Rp2 Triliun dari SMBC

DNET Kantongi Fasilitas Kredit Tanpa Agunan Rp2 Triliun dari SMBC
indomaret (unsplash.com/fiqih alfarish)
Share Article

Jakarta – Emiten ritel induk Indomaret, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) memperoleh fasilitas revolving credit facility senilai Rp2 triliun dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebagai tambahan pendanaan untuk mendukung kebutuhan operasional dan ekspansi bisnis perseroan.

Perjanjian fasilitas kredit tersebut ditandatangani pada 23 Juli 2026 di hadapan Notaris Deni Thanur di Jakarta.

Corporate Secretary Indoritel Makmur Internasional, Kiki Yanto Gunawan, menjelaskan bahwa dana pinjaman akan digunakan untuk membiayai kebutuhan korporasi secara umum. Penggunaannya meliputi modal kerja, belanja modal di lingkungan grup perseroan, serta mendukung peluang investasi di masa mendatang.

"Fasilitas kredit akan digunakan untuk membiayai tujuan korporasi perseroan secara umum, termasuk modal kerja, belanja modal di lingkup grup perseroan dari waktu ke waktu, serta investasi mendatang di lingkungan perseroan," ujar Kiki dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7).

Fasilitas kredit tersebut memiliki jangka waktu 12 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian. Perseroan dikenakan bunga floating rate dengan skema Cost of Fund (COF) ditambah margin sebesar 0,75 persen per tahun.

Fasilitas pembiayaan tersebut diberikan oleh Bank SMBC Indonesia sebagai clean facility, sehingga emiten milik Grup Salim itu tidak diwajibkan menyediakan agunan atau jaminan atas pinjaman tersebut.

Manajemen mengungkapkan, perolehan fasilitas kredit ini tidak menimbulkan dampak material terhadap kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan. Indoritel menyatakan tetap memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman sesuai ketentuan dalam perjanjian fasilitas kredit.

Share Article
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Latest in Business

See More