Restrukturisasi, Volkswagen Pertimbangkan Jual Ducati

- Volkswagen mempertimbangkan penjualan Ducati dalam restrukturisasi portofolio bisnis global.
- Ducati, yang dioperasikan Audi sejak 2012, termasuk 600 unit bisnis yang sedang ditinjau Grup Volkswagen.
- Belum ada keputusan final, dan Audi menyatakan keputusan masa depan Ducati tidak akan diambil dalam dua atau tiga tahun ke depan.
Jakarta, FORTUNE - Brand otomotif asal Jerman, Volkswagen tengah mempertimbangkan menjual produsen sepeda motor asal Italia, Ducati, seiring restrukturisasi besar-besaran yang dilakukan perusahaan terhadap portofolio bisnis globalnya.
Merek sepeda motor ikonik tersebut dioperasikan oleh divisi Audi milik Volkswagen sejak 2012. Ducati merupakan satu dari 600 unit bisnis yang saat ini sedang ditinjau, dari total 2.000 kepemilikan perusahaan yang dimiliki Grup Volkswagen.
Menurut Bloomberg, seperti yang dilansir dari AutoGuide, CEO Audi Gernot Döllner mengonfirmasi bahwa masa depan Ducati Tengah dibahas sebagai bagian dari evaluasi portofolio bisnis. Namun, hingga kini belum ada keputusan final/
Evaluasi tersebut merupakan bagian dari rencana restrukturisasi besar yang telah disetujui dewan pengawas Volkswagen. Tujuannya, untuk mengurangi jumlah kepemilikan perusahaan sekitar sepertiga, memangkas biaya operasional, serta mejadikan Volkswagen lebih fokus pada bisnis inti produksi mobil.
Langkah tersebut dilakukan setelah Volkswagen baru-baru ini mencapai kesepakatan untuk menjual 51 persen saham di bisnis mesin kelautan, Everllence.
Ducati yang berbasis di Bologna, Italia, dilaporkan berpotensi memiliki valuasi nilai sekitar €1,25 miliar atau sekitar US$1,5 miliar. Pada tahun lalu, Ducati menjual sekitar 50.000 unit sepeda motor, dengan pendapatan mencapai €925 juta dan laba operasional sebesar €52 juta. Volkswagen sendiri mengakuisisi Ducati senilai sekitar €747 juta.
Meskipun memiliki performa yang dominan di ajang balap—dengan meraih enam gelar juara konstruktor MotoGP secara beruntun sejak 2020—margin laba operasional Ducati yang masih berada di kisaran satu digit dinilai belum memenuhi target margin 9 persen yang ditetapkan CEO Volkswagen Group Oliver Blume pada 2030.
Akuisisi Ducati sebelumnya juga menjadi proyek yang didukung oleh mantan Chairman Volkswagen, Ferdinand Piëch.
Meski evaluasi terhadap Ducati tengah berlangsung, Döllner mengatakan kepada media Italia Il Sole 24 Ore bahwa tidak akan ada keputusan mengenai masa depan Ducati dalam dua atau tiga tahun ke depan.


















