Comscore Tracker
BUSINESS

Januari 2022, Penjualan Mobil Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Indonesia, Thailand, Malaysia bersaing ketat.

Januari 2022, Penjualan Mobil Indonesia Tertinggi di Asia TenggaraEkspor perdana Toyota Fortuner ke Australia di Pabrik Karawang Plant 1 TMMIN, Karawang Barat, Jawa Barat, Selasa (15/2/2022). ANTARA FOTO/Setpres-Muchlis Jr

by Luky Maulana Firmansyah

Jakarta, FORTUNE – Indonesia tercatat sebagai pemimpin dalam pemulihan industri otomotif di kawasan Asia Tenggara. Memasuki 2022, penjualan mobil dalam negeri menjadi yang tertinggi ketimbang sejumlah negara Asean.

Data Asean Automotive Federation menunjukkan penjualan mobil Asean pada bulan pertama tahun ini mencapai 250.627 unit, atau tumbuh 24,8 persen ketimbang 200.776 pada periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).

Menurut data sama, penjualan mobil Indonesia pada Januari 2022 tumbuh 58,9 persen menjadi 84.098 unit. Dengan kata lain, angka tersebut menyumbang 33,6 persen terhadap total penjualan Asean, dan dianggap yang tertinggi dibanding negara lain.

Thailand berada di posisi kedua dengan penjualan 69.455 unit, atau 27,7 persen dari total, diikuti Malaysia (40.581 unit), Vietnam (30.742 unit), (Filipina 20.879 unit), Singapura (3.747 unit), dan Myanmar (1.125 unit).

Sayangnya, situs Asean Automotive Federation tidak menampilkan data penjualan mobil Asean pada keseluruhan 2021. Meski demikian, terdapat dokumen kinerja 2019 dan 2020.

Pada 2020, penjualan mobil Indonesia turun tajam ketimbang negara lain, yakni 48 persen dalam setahun menjadi 532.027 unit. Sebagai perbandingan, penjualan mobil di Thailand juga menurun, namun hanya 21 persen menjadi 792.146 unit. Demikian pula Malaysia yang hanya terkoreksi 14 persen menjadi 522.573 unit.

Jika menengok pencapaian pada era sebelum pandemi atau 2019, penjualan mobil di Indonesia merupakan yang teratas dengan 1,03 juta unit. Di bawahnya berturut-turut Thailand 1,01 juta unit, Malaysia 604.281 unit, Filipina 369.941 unit, dan sejumlah negara lain.

Gaikindo: penjualan mobil per Februari

Suasana GIIAS 2021/Shutterstock/Bambang Sutiyoso

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) turut merekam kinerja penjualan mobil per Februari 2022 yang mencapai 81.228 unit. Secara tahunan, angka tersebut meningkat 65,1 persen dari sebelumnya yang hanya 49.202 unit.

Meski demikian,terjadi penurunan 3,4 persen dibandingkan 84.062 unit pada bulan sebelumnya (month-to-month/mtm).

Pemerintah Indonesia mulai tahun ini kembali memberikan stimulus pajak penjualan barang mewah (PPnBM) demi memulihkan pasar otomotif domestik. Insentif tersebut berlaku untuk kendaraan hemat (low cost green car/LCGC) dan tipe 4x2 maksimal 1.500cc

Secara mendetail, menurut data Gaikindo, penjualan LCGC pada periode sama tumbuh 6,6 persen secara bulanan menjadi 12.920 unit. Sebaliknya, penjualan 4x2 menurun 7,8 persen menjadi 37.113 unit.

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, sebelumnya optimistis penjualan mobil tahun ini bisa mencapai 900 ribu unit, atau meningkat ketimbang 887 ribu unit pada 2021. Tentu, kondisi ini berkat stimulus PPnBM.

“Lihat lonjakan angka penjualan Februari dan Maret 2021, mudah-mudahan proyeksi penjualan 2022 di angka 900 ribu unit dapat tercapai,” kata Jongkie, Jumat (25/2), seperti dikutip dari Antara.

Related Articles