Produsen Olahan Sapi (BEEF) Impor 250 Sapi Perah Untuk Dukung MBG

- PT Estetika Tata Tiara Tbk (BEEF) mengimpor 250 sapi perah untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Sapi perah tiba di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap Jawa Tengah dan akan ditempatkan di Kawasan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul (BBPTU) Manggala, Banyumas.
- BEEF melakukan penanaman tanaman pakan ternak di area seluas 178.214 m² untuk meningkatkan kapasitas produksi susu segar secara signifikan.
Jakarta, FORTUNE - Emiten produsen makanan olahan, PT Estetika Tata Tiara Tbk (BEEF) mengimpor 250 sapi perah untuk mendukung program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG). Sapi perah tersebut tiba di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap Jawa Tengah mulai 2 Februari 2026.
Manajemen BEEF mengatakan, pengadaan serta proses impor sapi perah ini terlaksana melalui kerja sama strategis dengan PT Lunar Chemplast. "Sinergi ini merupkan langkah penting dalam memastikan kualitas ternak yang didatangkan memenuhi standar kesehatan, produktivitas, serta keberlanjutan operasional," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (19/2).
Sapi perah yang tiba di Indonesia akan menjalani masa karantina selama dua minggu, sesuai dengan ketentuan dan prosedur kesehatan hewan yang berlaku. Selanjutnya sapi perah ditempatkan di Kawasan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul (BBPTU) Manggala, Banyumas.
Emiten merek sosis Kibif ini juga menyediakan fasilitas peternakan dengan luas kandang sekitar 1.709 m² serta dukungan lahan seluas 1.448 m². Hal ini dirancang untuk memastikan kenyamanan, kesehatan, dan produktivitas ternak secara optimal. Selain itu lokasinya berada di dataran tinggi yang memiliki iklim sejuk sehingga mendukung stabilitas produksi susu dan kesejahteraan hewan.
Sementara untuk penguatan rantai pasokan pangan, BEEF melakukan penanaman tanaman pakan ternak di area seluas 178.214 m². Area tersebut berada pada ketinggian sekitar 700 mdpl di atas permukaan laut, dengan kondisi agroklimat yang mendukung pertumbuhan hijauan berkualitas.
Melalui langkah ini, manajemen BEEF optimis mengembangkan dan meningkatkan kapasitas produksi susu segar secara signifikan, memperkuat ketahanan rantai pasok, sehingga bisa berkontribusi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani.
"Pengembangan ini sekaligus menegaskan komitmen BEEF dalam membangun sektor peternakan modern yang berorientasi pada keberlanjutan dan ketahanan pangan nasional," katanya.
Pemerintah menargetkan 20 juta penerima MBG, sehingga memerlukan ekitar empat juta ton susu per tahun. Sejalan dengan itu, pemerintah menargetkan impor dua juta sapi dalam lima tahun ke depan, yang mana setengahnya merupakan sapi perah.


















